Apa Yang Salah Dengan Anak Jokowi? Calon Walikota Solo

Diposkan oleh On 7/20/2020 03:10:00 PM with No comments

bantencom.com - Setiap warga negara punya hak suara dan cari suara. Hak suara artinya memilih. Hak cari suara artinya jadi calon. Bisa calon walikota, bupati, gubernur, DPR, DPD atau presiden.

Sampai disini gak ada yang salah jika Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Jokowi jadi calon walikota Solo. Itu hak setiap warga negara. Jangan gara-gara jadi anak presiden, lalu haknya hilang dan gak boleh nyalon. Itu namanya memasung hak seseorang. Gak boleh. 

Itu politik dinasti? Nanti dulu. Jangan buru-buru membuat stigma. Dibilang politik dinasti kalau Jokowi intervensi dengan menggunakan kekuasaannya. Misal, Jokowi panggil partai koalisi atau sejumlah pihak yang terkait dengan pilkada Solo ke istana untuk dukung putranya. Ini gak boleh. Sebab, istana itu milik rakyat. Gak boleh dipakai untuk kepentingan keluarga. 

Jika Jokowi menggunakan aparat dan kekayaan negara untuk membantu pemenangan sang putra, itu baru politik dinasti. Kalau anda curiga, anda harus membuktikan. 

Kewajiban rakyat untuk mengawasi. Jangan ada Aparatur Negara yang ikut membantu untuk memenangkan Gibran. Demokrasi mengharamkannya. Gak boleh. Harus disemprit. Rakyat wajib mencegahnya. Dengan cara apa? Protes! Gak digubris? Setidaknya punya pengaruh terhadap pilihan rakyat. 

Tapi, sebagai anak presiden mencalonkan diri jadi walikota, apakah itu etis?  Apalagi menggusur kader partai yang sudah senior dan berpengalaman? Lagi-lagi, soal etis tidaknya, bukan karena dia anak presiden. Salah kaprah. Kecuali sudut pandangannya diarahkan pada aspek pengalaman dan kematangan. Nah, dari sudut pandang ini, anda bisa menganalisis sisi etika itu. 

Kalau anda menganggap Gibran belum layak, simple saja kok, jangan dipilih. Pak Jokowi sudah bilang, urusan Gibran itu urusan rakyat. Sebagai rakyat, anda yang berhak menentukan suara. Tidak memilih juga gak apa-apa. 

Gak sreg, pilih saja calon yang lain. Gampang! Emang ada calon lain? Ya, setidaknya ada kotak kosong jika Gibran gak ada lawan. Dalam demokrasi, setiap pemilih bebas menentukan pilihannya. 

Kalau warga Solo menganggap Gibran belum layak, ya jangan pilih. Simple bukan?  Kalau anda pilih calon yang gak layak, berarti anda menjerumuskannya. Kasihan! 

$oal Gibran, anda jangan bandingkan dengan Puan Maharani. Ya beda. Beda pengalaman dan beda kematangannya. Puan sudah puluhan tahun aktif dan belajar jadi kader partai. Menempa diri dengan berbagai pengalaman. Lalu jadi menteri, dan sekarang jadi ketua DPR. Gak diragukan soal kematangannya. 

Beda juga dengan AHY. Meski belum nampak prestasinya, setidaknya ia pernah jadi perwira di TNI. Pernah bertugas di sejumlah negara. Sedikit banyak mengerti tentang kelola negara. Begitu juga dengan Yenny Wahid, putri Gusdur. Puluhan tahun aktif di LSM dan pernah jadi pengurus PKB. 

Kesimpulannya, pertama, Gibran punya hak politik. Dan ini dilindungi konstitusi. Kalau anda punya bukti ada politik dinasti, gugat. Itu kewajiban anda menyelamatkan negara. Jangan sampai negara melakukan intervensi dalam pemilu di Solo. Itu saja. 

Kedua, dianggap layak atau tidak, matang atau karbitan, anda warga Solo punya hak suara. Berikan suara dengan obyektif. Itu bagian dari komitmen berbangsa yang baik. Jika anda menaruh suara ke calon yang tidak tepat, tidak layak dan tidak berkemampuan, itu penghianatan kepada bangsa dan negara. 

Pilihan ada di tangan anda. Di tangan anda pula, nasib masa depan kota Solo akan ditentukan. Jangan salah memilih. Jatuhkan pilihan dengan rasionalitas dan akal sehat. Berikan suara kepada calon yang anda anggap punya kapasitas untuk memimpin Solo. Setelah itu, anda baru berhak teriak "Aku Pancasila". Jangan teriak "Aku Pancasila" kalau pilih kepala daerah asal-asalan. 

Opini oleh *Advokat Suwadi* (Praktisi hukum, pemerhati masalah sosial politik kemasyarakatan. Banten, 19 Juli 2020.
Ombudsman Banten: AKSES PELAYANAN PUBLIK DASAR BAGI WILAYAH MARJINAL DI KABUPATEN LEBAK

Diposkan oleh On 7/09/2020 06:25:00 PM with No comments

Lebak, bantencom - Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten beserta tim (Eni Nuraeni, Eka Puspasari dan Adam Sutisnawinata) mengunjungi Bupati Lebak dalam rangka memberikan secara resmi hasil kajian singkat (Rapid Assessment)  terkait Akses Pelayanan Publik Dasar bagi Wilayah Marjinal di Provinsi Banten. 

Dalam kesempatan tersebut Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten Dedy Irsan menyampaikan bahwa Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten pada tahun 2019 silam telah melakukan beberapa rangkaian kajian cepat dengan tujuan untuk mendorong pembuat kebijakan dalam hal ini Kementerian PUPR, Gubernur Banten,  dan Bupati Lebak agar memberikan atensi yang lebih baik terhadap pelayanan dasar di wilayah Marjinal.
Selain itu, Dedy Juga menyampaikan dalam kajian tersebut tim Ombudsman RI menggunakan metode Metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, pengamatan/observasi, wawancara mendalam, dan FGD. "tim melakukan observasi langsung ke lapangan diantaranya yaitu Kecamatan Cileles Desa Parungkujang, Kecamatan Cimarga Desa Sarageni, Kecamatan Bojongmanik Desa Kadurahayu, Kecamatan Leuwidamar Desa Wantisari" Jelas Dedy
Dari hasil kajian tersebut ditemukan bahwa masih terdapat  beberapa wilayah di Kabupaten Lebak dan yang masih kesulitan mengakses Pelayanan Publik Dasar seperti Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur yang memadai. "masyarakat di wilayah marjinal ini, masih kesulitan untuk ke Sekolah maupun karena Tidak semua Kecamatan memiliki SMAN dan tidak semua Desa memiliki SMPN karena letaknya di Pusat Kecamatan sedangkan jarak untuk mencapainya cukup jauh tidak ada transportasi dan jalanan dalam keadaan rusak parah, sama halnya dengan pelayanan kesehatan, Puskesmas hanya berada di Pusat Kecamatan dan di Desa-Desa hanya ada Puskesdes namun tidak semua beroperasi karena tidak ada tenaga kesehatan" Tambahnya.

Ombudsman pun memberikan saran kepada Bupati Lebak diantaranya : 1. Menyusun dan melakukan evaluasi program dalam upaya memenuhi kebutuhan pelayanan publik dasar secara berkala dan berkesinambungan. 2. Lebih meningkatkan koordinasi dengan OPD Teknis, Kecamatan dan Pemerintah Desa  dan membuat program atau kebijakan-kebijakan yang dapat meningkatkan upaya pemenuhan Kebutuhan Pelayanan Dasar terutama di Desa-Desa yang terpencil dan memiliki permasalahan masyarakat yang sulit mengakses pelayanan publik dasar. 3. Memastikan bahwa seluruh petugas medis dan tenaga pendidik di tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama merupakan petugas yang profesional, kompeten, akuntabel disertai dengan sanksi bagi pelanggaran yang dilakukan. 4. Mengupayakan terbentuknya sistem transportasi, khususnya bagi kelompok marjinal yang sulit mengakses pelayanan pendidikan dan kesehatan seperti menyediakan angkutan antar jemput siswa yang bersekolah yang lokasinya jauh dari tempat tinggal atau seperti ambulance Desa  yang siap mengantarkan masyarakat yang sakit dengan gratis menuju Puskesmas atau Rumah Sakit. 5. Memastikan fasilitas Pendidikan dan Fasilitas Kesehatan di wilayah pedesaan aktif atau dapat beroperasi secara optimal seperti fasilitas Sekolah yang didukung dengan guru yang berkompeten dan jumlah yang sesuai SPM Pendidikan selain itu pada fasilitas kesehatan seperti fasilitas Puskesmas, Pustu , polindes, posyandu yang aktif beroperasi dengan diisi oleh tenaga kesehatan yang berkompeten dan dapat melayani masyarakat dengan baik dengan mengoptimalkan anggaran yang tersedia.
Dedy pun menyampaikan bahwa Ombudsman juga akan mendorong kepada Pemerintah Provinsi Banten melalui Gubernur dan Pemerintah Pusat melalui Kementerian terkait agar ikut membantu Pemerintah Kabupaten Lebak  dengan membuat regulasi dan kebijakan yang mampu menyelesaikan  persolan tersebut.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten, Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya didampingi oleh Para Kepala OPD menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Ombudsman karena telah benar-benar memperhatikan kondisi di Lebak. Dengan segala keterbatasan yang ada Iti berjanji akan terus berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarkatnya, "Pemerintah Kabupaten Lebak selama ini telah berupaya memajukan desa dengan program-program yang sudah ditentukan, namun kita berada di lahan hijau, sehingga tidak banyak pembangunan yang bisa dilakukan di Lebak, sehingga PAD kita sangat kecil dengan kondisi geografis yang sangat luas, tentu kami kesulitan untuk memenuhi semua kebutuhan untuk memperbaiki jalan dan jembatan disini. Apalagi dalam kondisi pandemic seperti ini yang mengharuskan anggara di refocusing" Ujarnya
"Terimakasih kepada Ombudsman, semoga ini akan menjadi semangat untuk kami agar lebih berupaya untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat." ikhtiar pemkab lebak terus menerus dilakukan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lebak tambahnya
Tugas dan Wewenang LPM Desa

Diposkan oleh On 6/29/2020 12:54:00 PM with No comments

Serang, bantencom - Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desaatau LPM Desa adalah lembaga mitra strategis diluar Pemerintahan Desa yang membantu dalam meningkatkan partisipasi dan pelayanan penyelenggaraan masyarakat Desa.

Selain meningkatkan partisipasi dan pelayanan penyelenggaraan bagi masyarakat, LPM juga ikut serta didalam perencanaan, pelaksanaan dan pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa.

Sebelum berubah nama menjadi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, pada Keputusan Presiden nomor 49 tahun 2001 tepat di bab ketentuan umum pasal 1, dahulu bernama Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LPMD).

Keputusan Presiden nomor 49 tahun 2001 pasal 1

LPMD semasa itu merupakan wadah yang dibentuk atas prakarsa masyarakat yang mempunyai tujuan untuk menampung dan mewujudkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat di bidang pembangunan.

Untuk dapat mengefektifkan kinerja LPM, Anda perlu memahami terlebih dahulu, apa yang diatur dalam perundang-undangan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi sebagai mitra Pemerintah Desa.

Dasar Hukum LPM

Setidaknya ada beberapa dasar hukum yang mengatur LPM, sebelum dan sesudah diterbitknya Undang-Undang Desa.

Jika Anda ingin mengetahui beberapa dasar hukum sebelum diterbitkan Undang-Undang Desa terkait Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, berikut ini diantaranya :

KEPRES nomor 28 tahun 1980 tentang Penyempurnaan dan Peningkatan Fungsi LSD menjadi LKMD,KEPRES nomor 49 tahun 2001 tentang Penataan LKMD,Peraturan Pemerintah nomor 72 tahun 2005 tentang Penataan Lembaga Desa,Peraturan Pemerintah nomor 73 tahun 2005 tentang Penataan Lembaga Kelurahan, danPermendagri nomor 5 tahun 2007 tentang Penataan Lembaga Kemasyarakatan.

Kemudian setelah itu, pada tahun 2014 lahirlah Undang-Undang Desa, dan secara otomatis beberapa dasar hukum diatas mengalami perubahan ataupun pembaharuan untuk menyalaraskan dengan peraturan yang terbaru.

Dalam UU Desa sendiri, berkaitan dengan Lembaga Kemasyarakatan Desa dan Lembaga Adat Desa diatur dalam bab XII pada bagian satu dan bagian dua tepatnya dipasal 94 dan 95.

Kemudian diatur dalam PP nomor 43 tahun 2014 tepatnya di bab X bagian satu dan bagian dua pasal 150 sampai dengan pasal 153, yang saat ini mengalami perubahan kembali dan diteruskan dalam PP nomor 47 tahun 2015.

Dan untuk lebih spesifik lagi dalam mengatur Lembaga Kemasyarakatan Desa yang didalamnya termasuk LPM Desa, maka diterbitkanlah Permendagri nomor 18 tahun 2018, yang saat ini menjadi acuan lembaga – lembaga yang ada di Desa dalam menjalankan tugas dan fungsi.

Tugas dan Fungsi LPM
 
Bagi Anda yang saat ini masih bingung dan mencari dasar hukum yang tepat untuk menjalankan tugas dan fungsi sebagai Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa.

Berikut ini uraian lengkap tupoksi LPM Desa, yang saya ambil langsung dari Permendagri nomor 18 tahun 2018 tepanya dipasal  4 dan 5 yang isinya sebagai berikut :

Tugas LPM

Melakukan pemberdayaan masyarakat Desa,Ikut serta dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, danMeningkatkan pelayanan masyarakat Desa.

Fungsi LPM.

Menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat,Menanamkan dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan masyaraka,Meningkatkan kualitas dan mempercepat pelayanan Pemerintah Desa kepada masyarakat Desa,Menyusun rencana, melaksanakan, mengendalikan,melestarikan, dan mengembangkan hasil pembangunan secara partisipatif,Menumbuhkan, mengembangkan, dan menggerakkan prakarsa, partisipasi, swadaya, serta gotong royong masyarakat,Meningkatkan kesejahteraan keluarga, danMeningkatkan kualitas sumber daya manusia.

 Struktur LPM

 Dalam Permendagri 18/2018 sendiri, masalah struktur LPM Desa itu diatur dalam pasal 8 dengan struktur pengurus terdiri dari :

Program Kerja LPM

Sebenarnya untuk program kerja dari LPM sendiri, itu bervariasi tiap desanya, tergantung dari hasil keputusan yang telah disepakati dalam rapat musyawarah.

Namun, untuk memberikan gambaran kepada anda. Saya akan berikan sedikit contoh program kerja yang disusun berdasarkan bidang dan seksi yang termuat dalam struktur LPM Desa.

Seksi Humas :

Bidang surat menyurat berkoordinasi dengan pengurus LPM.Berkoordinasi dengan lembaga Desa.Berkoordinasi dengan lembaga lain, seperti PKK, RT/RW, Linmas, Karang Taruna dan lainya.Menjalin komunikasi dengan pihak mass media.

Seksi Organisasi dan Kelembagaan :

LPM bersama Lembaga Kemasyarakatan Desa lain merencanakan pembangunan diwilayah Desa.LPM bersama Lembaga Kemasyarakatan Desa lain mengawasi dan mengendalikan pembangunan yang termasuk dalam lingkup tugas yang telah diatur.LPM bersama Kepala Desa memantau dan menangani permasalahan organisasi kemasyarakatan.LPM bersama Kepala Desa melakukan monitoring pelaksanaan pembangunan sesuai dengan lingkup tugasnya.LPM bersama Kepala Desa mengevalusi pelaksanaan, tugas dan kondisi keuangan pada masa akhir kepengurusan LPM.

Seksi Pembelaan Hukum :

Mengadvokasi masyarakat diwilayah Desa yang mengalami pelanggaran hukum.Melakukan penyuluhan sadar hukum kepada masyarakat Desa.

  Seksi Ketertiban dan Keamanan

Mendata dan menertiban pedagang yang berada diwilayah Desa.Meregistrasi ulang pedagang yang ada diwilayah Desa.LPM memberikan kewenangan dan tugas kepada petugas ketertiban dan Keamanan Desa.Melakukan kerjasama dan koordinasi kepada RT/RW dan lembaga Desa lain dalam lingkup wilayah Desa didalam menjalankan tugas-tuganya.LPM menfasilitasi kegiatan-kegiatan ketertiban dan keamanan yang ada diwilayah Desa.

Seksi Sosial dan Koperasi

Memberdayakan lembaga sosial ekonomi dan koperasi yang ada diwilayah Desa.Melakukan inventarisasi, menggali, mengembangkan denyut ekonomi yang ada di Desa.Memberdayakan dan menfasilitasi kegiatan sosial ekonomi diwilayah Desa dengan berkoordinasi kepada seksi-seksi yang lain.Menginventarisasi UMKM dan koperasi yang ada diwilayah Desa.Memfasilitasi dan mengupayakan kerjasama dengan koperasi dan UMKM yang ada ditingkat Kabupaten/Kota atau Provinsi.

Seksi Pembangunan

Mengarahkan pembangunan yang ada di Desa agar memiliki kesesuaian dengan green desain, ramah lingkungan, sehat dan bersih.Melakukan pengawalan terhadap program pembangunan yang diajukan oleh RT/RW.Berkoordinasi dengan Lembaga Kemasyarakatan Desa lain yang menyangkut pembangunan diwilayah Desa.Pemutakhiran data dan fakta pembangunan di wilayah Desa.

Seksi Pemberdayaan Kerukunan Keluarga

Melaksanakan 10 program kerja PKK berkoordinasi dengan kader posyandu serta puskesmas.Mengupayakan renovasi dan pembangunan posyandu yang ada diwilayah Desa.Pemberdayaan ekonomi kepada kader-kader PKK ditingkat RT/RW.

Seksi Pendidikan dan Pelatihan

Melakukan pendidikan dan pelatihan terhadap remaja masjid, karang taruna, kader PKK dan organisasi yang membutuhkan diklat diwilayah Desa.Melakukan pendidikan dan pelatihan terhadap orang yang buta huruf.Mengusahakan pendidikan bagi anak yang putus sekolah melalui sekolah paket.Mengadakan workshop yang dibutuhkan masyarakat Desa.Mengupayakan beasiswa bagi siswa berprestasi tetapi tidak mampu.

Seksi Olahraga dan Kesehatan

Mengupayakan sarana dan prasarana olah raga.Melakukan pembinaan terhadap cabang-cabang olahraga di Desa.

Seksi Kerohanian/Agama

Diklat Imam, Khotib, Muazin, dan Bilal.Diklat guru TPA.Pembinaan majlis ta'lim.Pembinaan terhadap korban narkotika.Mengupayakan subsidi bagi tenaga honorer di MI dan TPA.Berkoordinasi dengan DKM masjid dalam penyelenggaraan kegiatan PHBI.Menyelenggarakan PHBI ditingkat Desa.Menyelenggarakan perlombaan MTQ, Marawis, Adzan, Qosidah ditingkat Desa.Menyelenggarakn Tabliq akbar ditingkat Desa.Dll.

Anggaran LPM

Sebenarnya banyak sumber anggaran sih, yang bisa digunakan untuk membiayai kegiatan LPM.

Baik itu untuk membiayai honor, operasional, ataupun pembinaan serta kegiatan lain yang masuk dalam program kerja LPM.

Apa saja sumber anggaran tersebut ?

Berikut ini beberapa sumber yang dapat digunakan untuk membiayai LPM, antara lain :

Pendapatan Asli Desa ( honor,operasional dan lain-lain ),Alokasi Dana Desa ( honor,operasional dan lain-lain ),Dana Desa ( pembinaan dan pemberdayaan ),Bagi hasil pajak dan retribusi daerah ( honor,operasional dan lain-lain ),Bantuan keuangan Kabupaten ( honor,operasional dan lain-lain ),Bantuan keuangan Provinsi ( honor,operasional dan lain-lain ), Bantuan pihak ketiga yang syah ( honor,operasional dan lain-lain ).

Itulah beberapa sumber anggaran yang bisa digunakan untuk membiayai kegiatan LPM Desa. 

Sumber : updesa

Kodim 0602/Serang, Membuat 1000 Polybag Untuk Budidaya Cabai

Diposkan oleh On 6/22/2020 02:55:00 PM with No comments

Serang, bantencom - Ditengah penyebaran Covid-19, guna tercukupinya kebutuhan di bidang swasembada pangan. Kodim 0602/Serang melaksanakan kegiatan program ketahanan pangan Tahun 2020, yaitu membuat 1.000 polybag untuk tanaman Cabai, di lahan Makodim 0602/Serang, Senin (22/06/2020).

Kepala Urusan Seksi Teritorial (Kaur Siter) Kodim 0602/Serang Kapten Inf Marjuki menyampaikan, kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk mengatasi krisis swasembada pangan. Karena saat ini bangsa kita tengah menghadapi bencana nasional, yaitu adanya penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Lebih lanjut, disampaikan juga oleh Kaur Siter selain membuat tanaman Cabai melalui polybag, saat ini Kodim 0602/Serang juga sedang mengolah lahan pertanian, seluas 1 Hektar di daerah Kecamatan Kasemen Kota Serang. " Semoga upaya yang kami laksanakan ini dapat mengurangi dampak sosial, terutama di bidang ketahanan pangan, " pungkasnya.

" Kami dari jajaran TNI-AD khususnya Kodim 0602/Serang, akan sepenuhnya mendukung setiap program pemerintah. Khususnya peningkatan swasembada pangan, ditengah penyebaran Covid-19, tegas Kaur Siter.
Lapas Rangkasbitung gandeng IWAPI gelar Beuaty Class

Diposkan oleh On 2/18/2020 01:29:00 AM with No comments

Rangkasbitung, bantencom - Dalam rangka memberikan pengetahuan dan keterampilan guna mewujudkan WBP yang Unggul dan Mandiri, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung melaksanakan Pelatihan Tata Rias bagi 20 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung di Ruang Aula Pembinaan, Senin (17/02)
Pelatihan Tata Rias ini terselenggara berkat kerjasama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kab. Lebak dan Wardah Beuaty Shop.
Dalam sambutannya Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung Budi Ruswanto, turut serta memeriahkan acara Pelatihan Tata Rias tersebut. Ia  sangat mengapresiasi atas dukungan rekan-rekan IWAPI Lebak dan Team Wardah Cosmetics.
"Alhamdulillah, kami sangat berterimakasih kepada semua pihak yang sudah mendukung kegiatan pelatihan ini, khususnya kepada IWAPI Lebak dan Tim Wardah. Semoga dengan di adakannya pelatihan ini dapat menambah ilmu dan keterampilan bagi rekan-rekan warga binaan." Ujar Kalapas
Selain mendapatkan ilmu mengenai tata rias, WBPP yang mengikuti pelatihan ini jugaakan  mendapatkan Sertifikat Pelatihan Tata Rias dari Wardah Cosmetics untuk memastikan kompetensi rekan-rekan dalam bidang Tata Rias yang bisa dipergunakan untuk bekal seusai bebas nantinya.
Senada dengan Kalapas, Ketua Iwapi Lebak, Hj. Liesdiana turut bangga dan senang atas terselenggaranya kegiatan ini.
"Alhamdulillah, kami bersama Wardah berkesempatan bersilaturahmi dengan bapak ibu kluarga Besar Lapas Rangkasbitung. Kami sangat mendukung pembinaan kemandirian yang ada di Lapas Rangkasbitung dan kami mengharapkan semua para peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, smoga dengan adanya pelatihan ini dapat membuka jendela wawasan, pengetahuan dan keterampilan kita dibidang tata rias yang tentunya bisa menjadi bekal bapak ibu semua setelah menjalani pembinaan disini dan Semoga Iwapi Lebak bisa terus hadir dan menjalin kerjsama yang baik dengan Lapas." Harap Hj. Diana sapaan akrab ketua Iwapi Lebak.
 "Saya sangat senang dengan diadakannya kegiatan pelatihan ini, selain mendapatkan ilmu baru mengenai make up saya juga berharap semoga ini dapat menjadi bekal langkah saya setelah keluar dari Lapas. Semoga saya dapat menjadi Make Up Artist berbekal ilmu Tata Rias yang saya dapatkan disini." Ungkap satu satu WBP peserta pelatihan, sebut saja AP.
Tak Patuh Aturan PT Hwa Hook Cikande Di demo Serikat Pekerja Nasional

Diposkan oleh On 2/12/2019 09:43:00 PM with 1 comment


Serang,Bantencom- Tak ikuti aturan perudang-udangan ketenagakerjaan PT Hwa Hook Steel Di demo masa aksi Serikat Pekerja Nasional Sekabupaten Serang ,Selasa (12/2) di depan kantor PT Tersebut.

    PT Hwa Hook Steel yang beralamatkan di kampung Barengkok,kawasan Industri Modern Kecamatan Cikande Kabupaten  Serang di demo ratusan buruh yang tergabung di dalam Dewan Pimpinan Cabang Kabupaten Serang.

    Aksi yang dimulai tepat pukul 08.00 wib ini banyak menuai rintangan baik dari managementnya yang tak mau diajak berunding hingga ada juga yang mengaku sebagai perangkat desa barengkok bernama Madohir yang hendak menghentikan aksi ini dikarenakan merasa aksi ini tidak ada izin dari perangkat desa setempat dan juga sempat berujar seolah-olah dia( madohir ) ini bertindak melebihi yang punya pabrik yaitu dengan mengatakan " kalaau ada yang masih mau kerja silahkan kerja ,jika tidak mau mau dibayar uang pisah sebulan gaji, ujarnya keras dalam aksi ini.

   Akan tetapi dengan sudah dikantonginya surat izin dari Aparat Kepolisian Haerudin Sebagai Pimpinan aksi tetap meneruskan Aksi walaupun hingga akhir aksi management atau pun pemilik perusahaan tidak menggubris sama sekali.

   Adapun yang dituntut dalam demo ini diantaranya : Pekerjakan Kembali Semua Penggurus dan anggota yang di PHK , Jalan kan Upah Sesuai SK Gubernur Provinsi Banten,Jalan kan Sistem Kerja Sesuai sistem ketentuan undang-undang ketenaga kerjaan, Jalankan jaminan sosial BPJS Naker dan BPJS Kes.

   Dikarenakan selain itu juga di perusahaan ini sungguh kejam dalam pemberian upah yaitu Rp 145 ribu rupiah per sepuluh jam ,kalau tidak kerja ya tidak dapat gaji,pungkas ketua Pimpinan Serikat Serikat Pekerja PT Hwa Hook Steel yang juga terpHK dalam menuntut haknya.(BC2/Dewa)
Komunitas Pekerja Aneka Sektor, Gerak Cepat Galang Dana Peduli TSunami Banten - Lampung

Diposkan oleh On 12/27/2018 08:53:00 PM with No comments


Serang,Bantencom- Komunitas Pekerja Aneka Sektor (K-PAS) serahkan bantuan ke Posko Gerak penanganan bencana Alam SPN Serang, TIM BANSOS Tanggap Bencana Alam DPC SPN Kab. Serang Kamis(27/12) di kantor kesekretariatan DPC SPN Kab.Serang

    Komunitas K-PAS yang nota benenya karyawati di  Kawasan PT Nikomas Gemilang Divisi Puma ini bergerak cepat mengugah hati sesama pekerja /Karyawan untuk sedikit memberi rezekinya untuk meringankan beban korban tsunami Banten dan Lampung.

    Tepat pukul 17.55 Wib bantuan yang berupa uang di terima petugas di posko Gerak penanganan bencana Alam SPN Serang, TIM BANSOS Tanggap Bencana Alam DPC SPN Kab. Serang.

    Dana yang terkumpul sungguh diluar dugaan dari tiga gedung yaitu gedung 1,2 dan 3 divisi Puma PT Pouchen Indonesia yang berada di kawasan PT Nikomas Gemilang yaitu sebesar Rp 6000.000 rupiah .


    Gerak cepat K-PAS ini sangat diapresiasi oleh pekerja/Karyawan PT tersebut dan bantuan langsung diterima dan segera akan di distribusikan ke daerah yang terdampak bencana yaitu Banten dan Lampung melalui Posko di Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Nasional Kabupaten Serang.


    Semoga sedikit rezeki ini dapat membantu saudara-saudari kita yang kerkena musibah ,Ujar Monica Salah satu penggurus Komunitas Pekerja Aneka sektor tersebut.(BC2)


Pejabat Tidur Infrastruktur Amburadul

Diposkan oleh On 1/18/2018 07:25:00 AM with 1 comment



Serang, Bantencom- Jalan sentul jongjing adalah jalan penghubung antar 3 kecamatan Tirtayasa-Lebak wangi-Keragilan,  sudah hampir 1 dekade jalan ini kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah sehingga banyak keluhan dari masyarakat tentang kondisi jalan yang rusak berlubang dan berlumpur ketika musim penghujan turun seperti sekarang, ini berdasarkan pantauan Bantencom Kamis(18/1), dilokasi tersebut.

Tidak sedikit warga yang mengeluhkan keadaan jalan sentul jongjing karna jalan ini adalah akses terdekat menuju jalan raya

Aktivitas warga tersendat karna jalan yang berlubang dan berlumpur ketika musim hujan tiba

Sempat ada rumor bahwa jalan sentul jongjing akan dibangun pada tahun 2015 tapi nyatanya sampai sekarang sudah tahun 2018 jalan masih kaya gulingan kerbau ujar (syihabudin) salah satu warga bolang yang setiap hari menggunakan akses jalan sentul jongjing ketika berangkat kuliyah

(syihabudin) salah satu mahasiswa UIN SHM BANTEN semester ll ini berani bersuara melalui  salah satu media dan akhirnya salah satu anggota DPR (bapak abdul gofur) merespon keluahanya dan berjanji akan berupaya dengan sekuat tenaga agar jalan sentul jongjing dibangun pada akhir tahun 2018 atau awal tahun 2019 ujar salah satu anggota DPR KAB SERANG(Bc2/dai_SKM)


Carut Marut Pelayanan E-KTP, Kab Serang

Diposkan oleh On 1/17/2018 06:08:00 PM with 1 comment



Serang, Bantencom- Proses pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e-ktp) di Dinas Kependudukan catatan sipil (Disdukcapil) kab. Serang dinilai masih belum memuaskan,Serang (17/01).

Pernyataan ini di sampaikan oleh salah seorang warga yg berasal dari wilayah Kec Kasemen yang saat itu sedang mengurus administrasi nya di kantor tersebut.

 Menurut nya " pembuatan e-ktp ini seharusnya satu hari bisa kelar namun pada kenyataan nya tidak demikian" ujar nya saat ia mengantri untuk pengambilan e-ktp nya yg sudah dua bulan belum juga jadi.

Hal ini juga di benarkan oleh salah satu petugas pendaftaran yang sedang bertugas dalam pemaparan nya " jika masyarakat ingin cepat dilayanai proses pembuatan e-ktp nya masyarakat harus datang lebih awal atau pagi hari sekitar pukul 06:00 wib.

    Namun itu pun belum menjamin apakah e-ktp nya dapat di cetak atau tidak tergantung kecepatan koneksi jaringan ke pusat" ujar Sohari yang sedang bertugas menggantikan kepala bidang pendaftaran penduduk,  Witarsono. SE

Di sampaikan pula bahwa stok blangko untuk e-ktp sudah ada namun untuk blangko surat keterangan (suket) saat ini sedang kehabisan."tegasnya".

    Dilain sisi beberapa warga masih banyak yang mengantri untuk mendapatkan e-ktp nya yang sudah di janjikan oleh petugas, namun tidak sedikit pula yang harus pulang dengan tangan hampa kembali kerumah karena e-ktp nya belum tercetak.

    Beberapa warga juga mengeluh lamanya menunggu proses antrian hingga ber jam - jam

Carut marut ini entah sebuah sekenario menjelang hajat besar pilkada atau hanya semata salah satu bukti bahwa mengurus pendataan warga tidak gampang, melihat dari sekian banyak indikator pelayanan yang masih lemah sebagai buktinya.(Bc2/jimi_SKM)
Banjir Cikande Permai

Diposkan oleh On 6/02/2017 01:21:00 PM with No comments

Serang bantencom.com  Diguyur hujan selama dua jam, perumahan cikande permai banjir.
Peumahan Cikande permai termasuk daerah rendah dan sekelilingnya sudah tidak ada lagi daerah resapan air hujan, sehingga setiap turun hujan terjadi banjir.
Setelah diguyur hujan selama dua jam, perumahan Cikande permai desa Cikande permai kecamatan Cikande Serang. Terjadi banjir dibeberapa ruas jalan utama perumahan, dengan ketinggian air sekitar 30cm namun deas, taubahnya seperti sungai kecil. Disetiap gang pun tak luput terkena banjir.
Warga sekitar merasa resah, pasalnya setiap turun hujan pasti krbanjiran, padahal warga sudah menambah ketinggian diteras dan dasar rumahnya.
Kali ini hujan terbilang cukup deras,makanya air menggenang lebih lama dan kedalaman airpun mencapai lutut orang dewasa.
Selain kurangnya redapan air hujan, hal ini diperparah akibat saluran air (drainase) tidak mampu menampung air hujan.
Pemerintah daerah terutama pihak desa sudah berupaya mengatasi madalah banjir, dengan memperbaiki saluran air dan membuat sodetan agar aliran air dapat berbagi, namun upaya itu belum maksimal.
Dengan terjadinya banjir saat jelang berbuka puasa, maka warga sangat kerepotan. Hal ini diungkapkan Dewi yang akrab dipanggil mamah Aqila, dirinya mengaku kerepotan, mana hujan deras rumahnyapun pada bocor, ditambah banjir masik rumahnya.
"Saya sangat repot  hujan deras sekali, rumah pada bocor, ditambah banjir, air mssuk rumah padahal lagi persiapan buka puasa" ujarnya.
Dewi berharap aga pemerintah terkait segera mengatasi banjir. (Dewa)
Uang Untuk Gaji Karyawan Senilai Rp.  215.000.000,- digondol maling

Diposkan oleh On 6/02/2017 01:05:00 PM with No comments

Serang bantencom.com-Sebuah mobil mazda2 dibobol maling dengan memecah kaca bagian depan sebelah kiri, akibatnya uang senilai Rp. 215.000.000 raib. 
Peristiwa bermula saat Rudin seorang pengelola yayasan yang menangani autcorsing ketenagakerjaan dikawasam gorda kecamatan Kibin Serang Banten. Diduga Saat Rudin mengambil uang di bang BCA moderen, pelaku mengikuti dari belakamg, awalnya mobil yang dikendarai Rudin, mazda2  A1109EM gembos ban,  karena ditemukan sebuah paku yang juga diduga ulah pelaku.  Namun Rudin tetap melanjutkan perjalanan pulang karena jarak nya tidak jauh dari rumah.
Sesampainya digarasi mobil Rudin tiba tiba ada yang memecahkan kaca depan sebelah kiri, awalnya Rudin tak curiga karena dirumahnya selalu ramai para krluarga Rudin,  tak lama berselang kaka Rudin bernama Suriah melihat dua orang yang bergegas pergi dengan mengend
arai sepeda motor jenis satria tanacapid gas kearah Tangrang.
Akibatnya uang senilai Rp. 215.000.000 yang berada dalam sebuah tas hitam raib, padahal uang itu akan digunakan untuk membayar gaji karyawan.
Menuru Suriah, sekira jam 11.00 wib, terdengar suara pecahan kaca yang berada disebuah garasi, saat didekati terlihat dua orang berboncengan sebuah motor jenis datria bergegas kearah jalan raya.  "Saya mendengar suara pecahan kaca disrbuah garadi, ketika didekati ada dua orang berboncengan sepeda motor jenis satria bergegas kearah tangrang, ternyata benar kaca mobil bagian depan sebelah kiri yang terparkir terlihat pecah pecah" ujarnya.
Ditemui dikantornya, Wakapolsek Cikande AKP. Ate Waryadi membenarkan kejadian itu. "Benar telah terjadi bembobolan pada sebuah mobil jenis mazda2 milik Rudin pada kaca depan sebelah kiri pada hari rabu sekira pukul 11.00 wib dikediaman daerah Gorda kecamatan Kibin Serang Banten, benda yang diambil sebuah tas berwarna hitam yang berisi uang" pihaknya sedang menyelidiki kejadian tetsebut, karena menurutnya baru kali ini terjadi diwilayah hukumnya, ujar Ate (Dew)
Saung Kuliner Pecak Jengkol

Diposkan oleh On 6/02/2017 01:00:00 PM with No comments

Ragam sajian kuliner masakini, menggugah selera dan menciptakan rasa yang khas.
Serang, Bantencom. Telah tercipta rasa yang khas dan menjadikan selera yang mantap, hanya disaung kebon jabon hal ini tercipta. Sehingga menggugah selera makan para pengunjung.
Saung kebon jabon yang berada dipetung kecamatan Kragilan Serang Banten, menyediakan berbagai menu khas serang yang dapat menggugah selera makan.
Saung kebon jabon berdiri sejak setahun lalu, walau baru seumur jagung saung kebon jabon sudah dikenal warga serang dan bahkan pengunjung dari jakarta.
Dengan menu punya rasa khas, saung kebon jabon selalu ramai dikunjungi karena harga yang sangat terjangkau, satu porsi kisaran harga 15 ribu rupiah untuk menu standar dan kisaran harga 23 ribu rupiah untuk menu extra ditambah aneka minuman segar.
Berbagai menu terhidang disini, diantaranya grem asem bebek, rica rica bebek, ayam bakar, bebek bakar, pecak bandeng, pecak belut, pecak jengkol dan sayur asem sebagai menu pelengkap. Tentu saja semua menu dihidangkan dalam keadaan hangat, sehingga menambah selera makan.
Menu paforit disaung ini adalah pecak jengkol,padahal jengkol tentu saja nama yang kebanyakan orang kurang suka karena bau yang tak sedap, tapi disaung kebon jabon, jengkol adalah menu paforit setelah menjadi pecak jengkol.
Pecak jengkol tentu saja sama seperti pecak pada umumnya seperti pecak bandeng, hanya bahan pauknya diganti dengan buah jengkol yang digoreng dan dipenyetkan,sehingga mampu menggugah selera dengan rasa yang khas.
Menurut Yanti pemilik saung kebon jabon, awalnya coba coba, karena banyak jengkol hanya dibuat lalap, lalu Yanti mencoba memadukan dengan sambal pecak, ternyata hasil eksperimennya membuahkan hasil yang memuaskan.
Kini saung kebon jabon sudah ramai dikunjungi, selain menunya yang khas, saung kebon jabon juga berfasilitas memadai, seperti lahan parkin yang sejuk dibawah pepohonan, disediakan saung lesehan,toilet dan musollah.
Menurut Yanyi, menu pecak jengkol awalnya coba coba "saya masak pecak jengkol awalnya coba coba, eh..ternyata banyak yang suka dan pada pesan buat makan keluarga dirumah,padahal dulu jengkol cuma buat lalap, kadang terbuang, tapi sekarang jengkol dipasarpun harganya mahal satu kilonya 80 ribu rupiah"  ujar yanti.
Ditempat lesehan ditemui Linda seorang guru sekolah dasar, salah satu pelanggan saung kebon jabon yang sedang makan siang bersama keluarga "Saya sering makan disini bersama keluarga,kadang bersama teman teman disaat istirahat jam pelajaran,karena selain masakannya enak dan harga terjangkau, tempatnya nyaman bersih dan sejuk" ungkap Linda. (dewa)
Pawai Obor Sambut Bulan Suci Ramadhan

Diposkan oleh On 6/02/2017 12:57:00 PM with No comments

Arak arakan paway obot dilakukan oleh ratusan siswa siswi SDIT Darul Ahyar Cikande Permai.
Serang,bantencom.  Sambut bulan suci romadon,ratuslan siswa siswi SDIT Darul Ahyar lakukan pawai obor.
Kamis 25/05/2017, sekira bada isa, kegiatan pawai obor dilakukan setiap tahun di SDIT Darul Ahyar Cikande Serang Banten saat jelang bulan suci romadon,atau peringatan hari besar islam.
Mereka sangat antusias dan penuh hidmat saat mengikuti pawai obor,sambil membaca solawat dan diiringi alunan rebana suara saling bersahutan.
Obor obor mereka terbuat dari ruas pohon bambu dan ada juga yang membuatnya dari pelepah pohon pepaya yang diisi minyak tanah dan diberi sumbu berasal dari sisa kain yang tak terpakai.
Nyala obor mereka satu sama lain tidak boleh saling beradu, dan mereka menjaganya jangan sampai padam sampai tujuan dengan rute yang telah ditentukan.
Rute atau arah tujuan ditentukan oleh sang pemandu, yaitu dewan guru yang mengajar pelajaran disekolah SDIT Darul Ahyar.
Karena dilakukan malam hari, maka sang gurupun selalu mengawasi siswa siswinya dengan ketat dan selalu memberikan arahan agar tetap satu komando.
Salah satu siswi yang selalu aktif dalam kegiatan kerohanian adalah Windi Asti, siswi kelas lV
ini sejak siang menyiapkan obor nya yang terbuat dari pelepah pohon pepaya,dan diisi minyak tanah lalu diberi sumbu kain yang tak terpakai.
Dirinya mengaku senang dengan kegiatan ini "Aku seneng sekali mengikuti pawai obor, setiap tahun aku selalu ikut kegiatan ini walau cape karena jalannya jauh keliling kampung, kata buguru obornya gaboleh padam, susah bangt jaga obor karena angin kencang,apalagi anak anak cowo suka iseng" ujarnya (dewa)
Penipuan oknum guru terhadap tenaga honorer

Diposkan oleh On 5/19/2017 07:30:00 PM with No comments

bantencom. Serang, Oknum guru melakukan penipuan terhadap sejumlah guru honorer, dengan menjanjikan bisa mengangkat jadi PNS dengan membayar ratusan juta rupiah.
Penipuan yang dilakukan oknum guru SMKN1Cikande kecamatan Cikande Serang Banten, oleh Drs. Toipur terhadap para guru honorer terjadi sejak tahun 2011 lalu, Toipur tenaga pengajar bidang matematika di SMKN1 Cikande.
Dengan meminta uang ratusan juta rupiah Toipur menjanjikan sanggup mengangkat guru honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Toipur bekerja tidak sendirian,dibantu Taslim dalam aksinya,Taslim mendatangi langsung rumah korban dan meminta uang 60juta hingga100juta rupiah,disertai kwitansi dan tanda tangan serta bermatrai agar korbannya merasa yakin.
Taslim bekerja sebagai pengawas di UPTD pendidikan kecamatan Cikesal, Taslim mengaku disuruh oleh Toipur untuk meminta uang kepada sang korbannya dengan meminta uang hingga ratusan juta rupiah,dan menjanjikan untuk jadi PNS kepada korbannya.
Salah satu korban Toipur adalah Rokayah 50th warga pamarayan Serang Banten. Rokayah dipinta uang 60juta rupiah oleh Toipur melalui Taslim untuk mendaftarkan anaknya Maria Ulpah sebagai tenaga pengajar honorer agar cepat diangkat menjadi PNS.
Namun harapan Rokayah pupus, hingga berjalan tujuh tahun janji Toipur hanya omong kosong belaka, Rokayah sering menanyakan kepada Toipur by phone, bahkan mendatangi rumah Toipur dikota Serang, lagi lagi Toipur cuma memberi harapan palsu.
Korban Toipur bukan hanya Rokayah, masih ada tujuh orang lagi dengan modus yang sama seperti dialami Rokayah, bahkan mereka menyerahkan uang hingga ratusan juta rupiah setiap orangnya, dengan harapan dipercepat proses pengangkatan jadi PNS, namun merekapun mengalami nasib yang sama seperti Rokayah.
Rokayah mengaku kesal, tiap hari jadi pikiran, gaenak makan, gaenak tidur, karena uang 60juta rupiah bukanlah sedikit.
"Saya merasa kesal ditipu oleh Toipur, uang 60juta melayang, Toipur cuma janji janji saja, sudah tujuh tahun gaada hasilnya, waktu itu Toipur menjanjikan anak saya diangkat jadi PNS dengan membayar uang 60juta rupiah, waktu itu yang datang kerumah bapa Taslim,pengawas di UPTD pendidikan kecamatan Cikesal, dia minta uang 60juta, ada kwitansi, tandatangan dan pake matrai,nanun sudah tujuh tahun anak saya masih tetap honor" ujar Rokayah sambil meneteskan airmata, saat ditemui bantencon dihalaman SMKN1 Cikande.(Dew)
Wisata Pulau Lima

Diposkan oleh On 5/16/2017 01:27:00 PM with 1 comment

Bantencom -  Banten memang memiliki beberapa keistimewaan selain menjadi tempat konservasi badak bercula satu yaitu di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten juga menyimpan surga-surga tersembunyi yang berupa pulau-pulau kecil di sekitarnya. 

Salah satu pulau yang baru menunjukkan keindahannya adalah pulau 5 Banten 

Pulau Lima ini muncul setelah pulau Pamujan Kecil yang berada di dekatnya. 

Penamaan pulau ini menjadi pulau Lima diikuti pula oleh pulau lainnya yang berada di gugusan kepulauan Mujan yaitu Pulau Mojan Besar atau pulau Tiga dan Pulau Empat atau pulau Pamujan Kecil. 

Meskipun letaknya yang berdekatan namun karakteristik pulau Lima berbeda dengan kedua pulau lainnya. Pulau ini memiliki pasir putih yang lembut dan halus, dengan hamparan hutan mangrove di sekitarnya. 

Sebagaimana kedua pulau lainnya yaitu pulau Tiga dan Empat, pulau ini terletak kurang lebih 20 menit perjalanan laut dari pelabuhan karangantu. 

Jaraknya lebih dekat ke daratan dari pada kedua pulau yang lain. 

Pulau Lima Banten ini memiliki luas sekitar 3,5 hektar. Akses untuk menuju ke pulau Lima ini hampir sama pula dengan akses menuju ke pulau Mojan Besar dan pulau Pamujan Kecil. 

Jika anda berangkat dari Serang anda bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke pelabuhan Karangantu yang letaknya di wilayah Kaseman, Banten Lama. 

Jaraknya dari kota serang adalah sekitar 30 menit perjalanan. Jika anda tidak menggunakan kendaraan pribadi tidak usah khawatir karena dari Serang ada angkutan umum yang menuju ke arah pelabuhan Karangantu, anda hanya perlu membayar 5 ribu rupiah untuk tiba di sana.
    Setelah tiba di pelabuhan Karangantu kemudian anda bisa menyewa perahu nelayan atau mengikuti paket perjalanan wisata di pulau Lima Banten yang menyiapkan segala keperluan transportasi dan beberapa fasilitas dengan harga yang sangat terjangkau yaitu Rp. 50.000,00. 

Untuk transportasinya meliputi pulang dan pergi, sedangkan beberapa fasilitas lain yang ditawarkan adalah banana boat, snorkeling, dan memancing dari atas perahu. 

Harga ini ditawarkan pada masa-masa promo pariwisata pulau Lima. Jika anda tidak bisa menemukan promo yang menguntungkan tersebut anda masih bisa untuk mengunjungi pulau Lima dengan menyewa perahu nelayan dengan harga Rp. 200.000 untuk sekali jalan, tentu akan lebih murah jika anda membawa lebih banyak rombongan. 

Jika anda dan rombongan menginginkan untuk menginap maka anda bisa menyewa penginapan di pulau Lima dengan kisaran harga Rp. 200.000,00 hingga Rp. 500.000,00. Apa yang bisa anda lakukan di Pulau Lima? 

  Sebagaimana wisata pulau yang lainnya pulau Lima menawarkan panorama alam yang indah, anda bisa menikmatinya hanya dengan bersantai di gazebo-gazebo yang disediakan sembari menyantap makanan-makanan ringan yang juga dijual di sekitar gazebo, seperti mie, bakso, pecel, dan aneka jenis makanan lainnya. 

Selain itu mengitari pulau dengan banana boat bersama teman-teman juga menjadi kegiatan yang mengasikkan dipulau itu.(BC2)
Gubernur Baru dan Wakilnya Siap Bekerja

Diposkan oleh On 5/16/2017 01:16:00 PM with No comments

serang,Bantencom - Pasca dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Banten masa jabatan 2017-2022 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Jumat 12 Mei lalu, pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy   melakukan serah terima jabatan (sertijab) dengan Penjabat (Pj) Gubernur Banten Irawan.

    Prosesi sertijab dilakukan di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin kemarin  dilakukan dengan penandatangan berita acara oleh Penjabat Gubernur Banten Nata Irawan bersama Gubernur Banten Wahidin Halim serta penyerahan berita acara secara langsung kepada Gubernur Banten.

    Tampak hadir pasangan Wahidin-Andika mengenakan pakaian resmi berwarna putih (PDU),Sertijab dihadiri juga oleh Gubernur Banten ke-3 Rano Karno, Sekda Banten Ranta Soeharta, Forkompida, Kepala Daerah dari Kabupaten dan Kota, para tokoh pendiri banten, kiyai, ulama, keluarga dan kerabat dan masyarakat umum. Setelah melakukan sertijab, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur baru Banten, Wahidin Halim - Andika Hazrumy resmi bekerja.
    Dalam sambutan perdananya,  Gubernur Wahidin menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa terganggu selama berlangsungnya tahapan Pilgub Banten 2017.
"Kita berikhtiar bersama-sama, dukungan pendiri, kiai dan semua pihak mari kita ikhlaskan diri kia  membangun Banten yang lebih baik. Mohon maaf dalam perjalanan jika ada yang terganggu. Kami punya tujuan yang sama agar Banten ke depan lebih sejahtera," ujar Wahidin.
    Wahidin juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Banten, karena penyelenggaraan Pilkada Banten 2017 berlangsung aman dan damai. Menurutnya, itu semua terjadi karena masyarakat Banten sudah cerdas dan penuh kedewasaan.
"Menurut  saya, ini kondisi yang paling nyaman dan potensi ini akan kami kembangkan, karena Banten harus lebih baik. Saya mohon bantuan dari semua pihak agar kita bangun banten bersama.  Mari kita tinggalkan hirup pikuk perdebatan dan perbedaan pendapat," ucapnya yang disambut tepuk tangan para tamu undangan.

    Acara sertijab semakin hangat, ketika Gubernur Banten ke-3 Rano Karno tampak hadiri dan duduk dikursi paling depan. 
    Saat acara penyerahan cindera mata, Wahidin Halim dan Rano Karno tampak berpelukan dan saling mengucapkan selamat, begitu juga dengan Wakil Gubernur Andika Hazrumi.
“Terima kasih kepada Rano Karno, Bu Atut dan Pak Joko Munandar.  Beliau yang telah memulai pembangunan Provinsi Banten. Saya akan wakafkan diri ini untuk rakyat banten. Mari bersama-sama kita bangun Banten agar lebih baik,” tuturnya.
    Penjabat Gubernur Banten Nata Irawan menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumi. 
    Sebelum dirinya kembali bertugas ke Kemendagri sebagai Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Nata menyampaikan pesan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Banten yang baru.
“Banten merupakan wilayah yang sangat potensial untuk dikembangkan, dekat dengan ibu kota dan memiliki sumber daya alam di darat dan di laut yang belum tergarap dengan maksimal. Banten pun salah satu daerah yang memiliki APBD terbesar di Indonesia, diharapkan APBD tersebut bisa dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Nata Irawan.
    Dirinya berpesan agar memperhatikan dan mengawal 12 proyek nasional di Banten seperti pembangunan jalan tol Serang-Panimbang, bandara Banten Selatan, Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, dan sejumlah proyek lainnya agar bisa berjalan baik dan lancar.
     Tak hanya itu, pengelolaan APBD, transparansi pengelolaan barang, dan optimalisasi pendapatan menjadi catatan yang harus dimaksimalkan termasuk  kerja sama pemberantasan korupsi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Semoga Gubernur dan Wkil Gubernur baru bias mengemban tugas dengan penuh pengabdian dan tanggung jawab,” tutur Nata.

    Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyampaikan, dirinya siap membangun sinergitas dan saling mengisi antara Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pemerintah Kabupaten dan Kota di banten. Sehingga Visi dan Misinya bisa dilaksanakan dengan baik untuk kemajuan Provinsi Banten yang lebih maju.
"Kalau pembagian tugas antara gubernur dan wakil gubernur kan sudah diatur oleh undang-undang. Yang terpenting adalah saling mengisi dan menguatkan untuk menjalankan visi dan misi," kata Andika Hazrumy.
Menurut Andika, saat ini masyarakat banten telah bersatu kembali karena  pemilihan kepala daerah telah usai.
" Setelah pemilihan Gubernur Banten pada beberapa saat lalu, dan hari ini pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten tentunya masyarakat Banten kembali bersatu untuk bagaimana kembali membangun banten lebih baik lagi setelah peroses pilkada selesai," kata Andika (BC2)
TNI Banten ,Bantu Amankan Pilkada DKI

Diposkan oleh On 4/18/2017 10:44:00 AM with 1 comment

Serang,Bantencom - Sebanyak 423 personel Komando Resort Militer (Korem) 064/Maulana Yusuf (MY) diperbantukan ke Kodam Jaya untuk mengamankan Pilkada DKI putaran kedua pada 19 April 2017.

"Adapun pasukan Makorem 064/MY selanjutnya akan bergabung dengan pasukan dari Kodam Jaya/Jayakarta untuk mengantisipasi dan mengamankan jalannya pemilukada putaran kedua," kata Kapten Inf Widhitama Dwi Candra, Kepala Penerangan Resort Militer (Kapenrem) 064/MY, Senin 17 April 2017.

Menurut dia, pengiriman anggota untuk diperbantukan mengamankan Pilkada DKI  merupakan perintah dari Pangdam III/Siliwangi.

"Berdasarkan surat perintah Pangdam III/Siliwangi untuk melaksanakan pengamanan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur putaran ke dua di Provinsi DKI Jakarta sebagai BKO Kodam Jaya/Jayakarta," ujar Candra.

Pada Provinsi Banten, sebanyak lima wilayahnya berada di bawah naungan Kodam III/Siliwangi, yakni Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Serang dan Kota Cilegon. Sedangkan Tangerang Raya berada di naungan Kodam Jaya.

Pilkada DKI  putaran dua diikuti oleh pasangan Ahok - Djarot dan Anies - Sandi. Pemungutan suara pada pesta demokrasi ini berlangsung pada Rabu 19 April 2017.
Bang Doel Percaya WH Bisa Pimpin Banten

Diposkan oleh On 4/07/2017 10:14:00 AM with No comments

Serang,Bantencom - Pasangan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Banten setelah gugatan yang diajukan Bang Doel  (Rano Karno) ditolak Mahkamah Konstitusi (MK).

Rano Karno pun menerima kekalahan ini dengan lapang dada. Bahkan, Rano Karno yakin pasangan Wahidin Halim dan Andhika Hazrumy dapat membawa perubahan bagi Banten selama lima tahun ke depan.

"Saya percaya gubernur dan wakil gubernur terpilih memiliki kecakapan untuk mengemban amanah masyarakat Banten menjadi lebih maju, sejahtera, dan berkeadaban," kata Rano Karno, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (7/4/2017).

Pria yang karib disapa Bang Doel ini pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan dan partai politik yang telah mendukung dirinya dan Embay Mulya Syarief selama kontestasi Pilkada Banten 2017.

"Saya ucapakan terima kasih tak terhingga pada seluruh relawan dan semua kader partai pendukung. Terima kasih kepada seluruh jajaran SKPD yang telah mendukung berbagai program pembangunan yang saya pimpin selama ini," terangnya.

Sebagai Gubernur Banten, Rano Karno meminta maaf kepada seluruh masyarakat Banten jika terjadi kesalahan selama kepemimpinannya.

"Kepada seluruh rakyat Banten, bukakanlah pintu maaf untuk saya, bisa ada salah dan khilaf yang pernah terjadi. Saya telah berkeras memberikan yang terbaik yang saya bisa, tapi saya manusia biasa yang tak bisa menjanjikan kesempurnaan," tegas Rano Karno.(BC2)

Sumber : Liputan 6.com
Rangsang Kembali Semangat Perjuangan, Kemendagri Ajak Pemuda dan Mahasiswa Banten Gelar Seminar

Diposkan oleh On 3/14/2017 08:55:00 AM with No comments

Serang,Bantencom - Dalam rangka memperkuat dan merangsang kembali wawasan kebangsaan dan rasa cinta tanah air dikalangan pemuda dan mahasiswa di Kota Serang Provinsi Banten. Kementerian dalam negeri gandeng pemuda dan mahasiswa gelar seminar.

Dengan mengusung Tema seminar “Masa Depan Negeri Ada Ditangan Pemuda” Kementerian dalam negeri bekerja sama dengan Yayasan Islam Qolbun Salim dan Resimen Mahasiswa Provinsi Banten dalam kembali merangsang motivasi pemuda dan mahasiswa yang ada di kota serang.

Dalam Sambutannya, Maya Reninta, M.Si Kasie Mediasi Sengketa Ormas Kementerian Dalam Negeri RI mengungkapkan, ini adalah salah satu bentuk kepedulian kementerian dalam negeri dalam menumbuhkan dan merangsang kembali semangat motivasi pemuda dan mahasiswa.

“Ini adalah langkah kami (kemendagri red) sebagai upaya kembali merangsang semangat motivasi para pemuda dan mahasiswa khususnya di Kota Serang Provinsi Banten khususnya dan Umumnya untuk para pemuda dan mahasiswa di Indonesia,” ungkapnya, Kamis (9/3/2917) di aula Kampus STIE BINA BANGSA Serang Banten.

Maya menuturkan, pemuda dan mahasiswa adalah calon pemimpin bangsa seterusnya. “Pemuda dan Mahasiswa adalah generi penerus bangsa,” katanya.

Lebih lanjut Maya mengatakan, ditambah zaman era globalisasi sekarang. “kalau kita tidak sikapi secara Dini, pemuda dan mahasiswa Indonesia bisa terjerumus ke arah yang tidak baik,” jelasnya.

Sementara itu, Resimen Mahasiswa Provinsi Banten Hikmat menambahkan, kami resimen mahasiswa selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada pemuda dan mahasiswa dalam meningkatkan peran serta mengawal demokrasi ini.

“Mudah-mudahan acara ini bisa kembali menumbuhkan motivasi pemuda dan mahasiswa,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjut hikmat menjelaskan, kami miris dengan mahasiswa di kampus-kampus yang selalu mengejar nilai akademik dan lupa akan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa. Dimana pemuda dan mahasiswa adalah agen perubahan bangsa, cikal bakal calon pemimpin bangsa. “Nilai akademik penting, pengalaman berorganisasi juga penting jadi harus seimbang,” bebernya.

“Pemimpin besar bukan dilihat dari nilai Akademik Saja, pemimpin harus menguasai di segala aspek dan harus menjadi suri tauladan dan contoh,” ucapnya.

Untuk itu, kata Hikmat berpesan, jadilah pemuda dan mahasiswa untuk perubahan bangsa yang lebih baik lagi dan lebih bermartabat di mata dunia.

Dari pantauan dilokasi, hadir pula sebagai narasumber Dari kesbang provinsi banten yang diwakilkan kabid wasbang Drs. Maman Suratman MH dan Koramil 02/01 Serang kapt inf dayat darto serta puluhan peserta seminar dari unsur pemuda dan mahasiswa di kota serang banten.(BC2)

Sumber : JWI
Kronologi Pembagian Mi Instan Gratis di Pilkada Banten,Akhirnya Terkuak Jua

Diposkan oleh On 3/09/2017 09:08:00 AM with No comments


Serang,Bantencom - Sidang dugaan politik uang dalam Pilkada Banten yang menggunakan barang berupa mi instan bergambar pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH)-Andika Hazrumy (Aa) resmidisidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Rabu, (8/3) yang lalu.Sih Kanti Utami, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menjabarkan kronologi mengenai politik uang yang dilakukan tim kampanye pasangan nomor urut satu ini jelang Pilkada Banten, 15 Februari 2017 lalu.

"Sebelum (mi instan) disalurkan kepada warga Bumi Ciruas Permai, tim pemenangan pasangan WH-Andika bernama Rahmat dan Ahyani alias Yani menemui tersangka Hidayat Wijaya Dipura (40) dan Afrizal Nur CH (51) tenaga sukarela di Kecamatan Ciruas, bertemu di Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kantor Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang pada Januari 2017 pukul 21.00 WIB," kata Kanti saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Serang, Rabu, (8/3) kemarin.

     Kanti menyebutkan dalam pertemuan tersebut, Rahmat yang kini menjadi buronan meminta Dayat dan Rizal agar memenangkan pasangan calon WH-Andika pada Pilkada Banten, 15 Februari 2017. Dayat dan Rizal pun menyanggupi permintaan Rahmat.

     Mereka juga memperkenalkan lembaga yang dipimpinnya, yakni Komunitas Warga Ciruas (Kwaci). Dayat dan Rizal menegaskan lembaga ini siap mendukung pasangan WH-Andika.

     Kemudian, lanjut Kanti, paket mi diterima tersangka Dayat di rumahnya di Taman Ciruas Permai (TCP) Blok M1 Nomor 34 RT 005/004, Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang.

     Pada persidangan yang dipimpin oleh Majelis Hakim Dasriawati, terungkap pada Senin 13 Februari 2017 sekitar pukul 10.00 WIB utusan dari Rahmat datang menemui Hidayat dan Rizal untuk memberikan 10 paket besar berisikan 1.250 bungkus mi instan untuk dibagikan kepada warga.

"Setelah menerima paket mi instan berstiker WH-Andika, siangnya sekitar pukul 12.00 WIB, Dayat kemudian menemui Rizal di jalan tak jauh dari Bumi Ciruas Permai, Ranjeng, Kecamata Ciruas, Kabupaten Serang," ujar Kanti.

"Dayat menanyakan akan dibagikan ke mana paket mi tersebut. Rizal megatakan bahwa ia akan membagikan kepada warga di lingkungannya di Bumi Ciruas Permai," lanjut Kanti membacakan dakwaan.

    Rizal pun membawa barang tersebut kerumahnya yang berlokasi di Bumi Ciruas Permai (BCP) 1 Blok C 15 Nomor 20, RT 011/004, Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.
Selanjutnya tanggal 14 Februari 2017 sekitar pukul 18.30 WIB, Rizal menemui Ketua RT, Sarmedi, untuk meminta membantu mendistribusikan paket mi instan kepada warga. Namun, Sarmedi menolak dengan alasan takut.

"Kendati demikian, Rizal tetap menyimpan paket mi di teras rumah Sarmedi dan kemudian malam harinya diambil oleh anak-anak dan orangtua warga sekitar rumah Sarmedi," tegas jaksa.

    Akibat aksinya di  tersebut, Dayat dan Rizal diancam Pasal 187A ayat (1) Jo ayat (2) UU RI No 10/2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Ancaman hukumannya minimal 36 bulan maksimal 72 bulan.(BC2)