Penipuan oknum guru terhadap tenaga honorer

Diposkan oleh On 5/19/2017 07:30:00 PM with No comments

bantencom. Serang, Oknum guru melakukan penipuan terhadap sejumlah guru honorer, dengan menjanjikan bisa mengangkat jadi PNS dengan membayar ratusan juta rupiah.
Penipuan yang dilakukan oknum guru SMKN1Cikande kecamatan Cikande Serang Banten, oleh Drs. Toipur terhadap para guru honorer terjadi sejak tahun 2011 lalu, Toipur tenaga pengajar bidang matematika di SMKN1 Cikande.
Dengan meminta uang ratusan juta rupiah Toipur menjanjikan sanggup mengangkat guru honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Toipur bekerja tidak sendirian,dibantu Taslim dalam aksinya,Taslim mendatangi langsung rumah korban dan meminta uang 60juta hingga100juta rupiah,disertai kwitansi dan tanda tangan serta bermatrai agar korbannya merasa yakin.
Taslim bekerja sebagai pengawas di UPTD pendidikan kecamatan Cikesal, Taslim mengaku disuruh oleh Toipur untuk meminta uang kepada sang korbannya dengan meminta uang hingga ratusan juta rupiah,dan menjanjikan untuk jadi PNS kepada korbannya.
Salah satu korban Toipur adalah Rokayah 50th warga pamarayan Serang Banten. Rokayah dipinta uang 60juta rupiah oleh Toipur melalui Taslim untuk mendaftarkan anaknya Maria Ulpah sebagai tenaga pengajar honorer agar cepat diangkat menjadi PNS.
Namun harapan Rokayah pupus, hingga berjalan tujuh tahun janji Toipur hanya omong kosong belaka, Rokayah sering menanyakan kepada Toipur by phone, bahkan mendatangi rumah Toipur dikota Serang, lagi lagi Toipur cuma memberi harapan palsu.
Korban Toipur bukan hanya Rokayah, masih ada tujuh orang lagi dengan modus yang sama seperti dialami Rokayah, bahkan mereka menyerahkan uang hingga ratusan juta rupiah setiap orangnya, dengan harapan dipercepat proses pengangkatan jadi PNS, namun merekapun mengalami nasib yang sama seperti Rokayah.
Rokayah mengaku kesal, tiap hari jadi pikiran, gaenak makan, gaenak tidur, karena uang 60juta rupiah bukanlah sedikit.
"Saya merasa kesal ditipu oleh Toipur, uang 60juta melayang, Toipur cuma janji janji saja, sudah tujuh tahun gaada hasilnya, waktu itu Toipur menjanjikan anak saya diangkat jadi PNS dengan membayar uang 60juta rupiah, waktu itu yang datang kerumah bapa Taslim,pengawas di UPTD pendidikan kecamatan Cikesal, dia minta uang 60juta, ada kwitansi, tandatangan dan pake matrai,nanun sudah tujuh tahun anak saya masih tetap honor" ujar Rokayah sambil meneteskan airmata, saat ditemui bantencon dihalaman SMKN1 Cikande.(Dew)
Hasil reshuffle jilid dua kabinet Jokowi

Diposkan oleh On 7/28/2016 10:32:00 AM with No comments

Jakarta,Bantencom - Hasil reshuffle resmi kabinet Presiden Jokowi jilid dua telah resmi diumumkan.

      Berikut nama-nama Menteri baru dan komposisi setelah dilakukan Rotasi
   

NoNama Kementerian/LembagaMenteri BaruMenteri Lama
1Kemenko PolhukamWirantoLuhut Pandjaitan
2Kemenko MaritimLuhut PandjaitanRizal Ramli
3Kementerian KeuanganSri MulyaniBambang Brodjonegoro
4Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BapennasBambang BrodjonegoroSofyan Djalil
5Kementerian Pendidikan dan KebudayaanMuhajir EffendiAnies Baswedan
6Kementerian PedaganganEnggartiasto LukitoThomas Lembong
7Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan NasionalSofyan DjalilFerry Mursyidan Baldan
8Kementerian PerindustrianAirlangga HartantoSaleh Husin
9Kementerian PerhubunganBudi Karya SumadiIgnatius Jonan
10Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi BirokrasiAsman AbnurYuddy Chrisnandi
11Kementerian Energi dan Sumber Daya MineralArcandra TaharSudirman Said
12Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, Desa, dan TransmigrasiEko Putro SanjoyoMarwan Jafar
13Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)Thomas LembongFranky Sibarani
(BC2)
PERINGATI HARI PERS NASIONAL, PEMPROV BANTEN GELAR SILATURAHIM DENGAN WARTAWAN

Diposkan oleh On 2/13/2014 03:00:00 PM with No comments

Serang, bantencom  - Dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2014 yang jatuh pada 9 Februari lalu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar acara silaturahim antara Wakil Gubernur Banten H. Rano Karno beserta jajaran Pemprov Banten dengan insan pers yang sehari-hari melakukan peliputan di lingkungan Pemprov Banten.  
Silaturahim diselenggarakan di Pendopo KP3B Curug Kota Serang, Kamis (13/02). Acara yang diselenggarakan Subbag Kerjasama Pers Biro Humas Pemprov Banten, dimaksudkan menjalin komunikasi serta sinergitas kerja yang lebih positif antara Pemprov Banten dengan insan pers menuju keterbukaan informasi publik.

H. Rano Karno melalui sambutannya mengatakan, momentum peringatan HPN tahun 2014 yang bertema ":Pers Sehat Rakyat Berdaulat", dapat dijadikan awal dalam keterbukaan informasi publik bagi Pemerintah. Melalui silaturahim semacam ini juga wagub mengaharapkan, dapat mempererat jalinan komunikasi antara Pemerintah Provinsi Banten dengan rekan-rekan wartawan. "Bagaimana pun juga sinergitas media dengan Pemerintah sangatlah penting. Pemberitaan dari rekan-rekan wartawan kepada publik sangat berpengaruh terhadap kemajuan dan perkembangan di Provinsi Banten, untuk itu saya sekali lagi berharap agar SKPD senantiasa lebih membuka akses informasi kepada wartawan dan menjaga sinergitas hubungan baik antara Pemerintah Provinsi serta SKPD dengan rekan pers," katanya.

Wagub juga mengaku punya keprihatinan lebih atas aspirasi yang telah disampaikan rekan-rekan media yang terkadang mendapatkan akses informasi yang cenderung tertutup dari pejabat di lingkungan Pemprov Banten. "Selaku Wagub, Saya prihatin dan ingin membantu wartawan dalam melakukan kerja jurnalistiknya,  melalui bentuk silaturahmi seperti ini. Kedepan hubungan pers akan lebih baik lagi dalam bekerja serta mengharapkan jurnalisme yang sehat serta seimbang, sehingga rakyat mendapatkan informasi-informasi yang baik dan membangun. Forum ini adalah bentuk kepedulian Pemprov kepada wartawan," ujar Wagub dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Biro (Karo) Humas Pemprov Banten Siti Ma'ani Nina melaporkan, bahwa acara silaturahmi dengan insan pers ini dilakukakan dalam rangka memperingatan Hari Pers Nasional tahun 2014 dan dimaksudkan untuk lebih meningkatkan sinergitas positif antara insan pers dengan pemerintah. "Peringatan HPN tahun 2014 tingkat Provinsi Banten mengambil tema Sinergitas Pers Dengan Pemerintah Untuk Bersatu Mewujudkan Masyarakat Banten Yang Sejahtera Berlandaskan Iman dan Takwa", Katanya.

Oleh karena itu, menurut Karo Humas kegiatan ini bukan bermaksud mengintervensi atau membatasi independensi rekan-rekan wartawan, akan tetapi maksud dari acara ini untuk mempererat sinergitas antara Pemerintah Provinsi dengan rekan-rekan wartawan demi kemajuan dan perkembangan Provinsi Banten ke arah yang lebih baik. Sitti Ma'ani Nina berharap, kedepan antara Pemerintah Provinsi dengan awak media dapat terjalin hubungan yang baik dan terbangun sinergitas kerja antara keduanya. "Melalui silaturahmi, sinergitas akan dapat dicapai guna bersama-sama membantu percepatan pembangunan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Banten",  terangnya.

Acara silaturahim digelar melalui dialog terbuka dan pementasan seni tradisional asli Banten,  serta pengundian door prize kepada pada undangan. Turut hadir dalam acara silaturahmi ini, Sekertaris Daerah Provinsi Banten, H. Muhadi, Asda II Pemprov Banten Husni Hasan, dan Ketua Dewan Kehormatan PWI Banten, Agus Sanjadirja serta sejumlah Kepala SKPD di Lingkungan Pemprov Banten.(Advetorial)




Bc4 
bantencom "civil journalism for Indonesia Chanel"
Wakil Gubernur Banten H.Rano Karno Membuka Sosialisasi Penyelenggaraan Pemilu

Diposkan oleh On 2/12/2014 09:00:00 PM with No comments

Serang, bantencom  – Wakil Gubernur Banten H.Rano Karno membuka secara resmi sosialisasi penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2014 bagi kepala desa untuk wilayah Kabupaten Pandeglang yang dilaksanaknan di Hotel Jayakarta, Anyer,Selasa,11/02.
Kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk menunjang penyelenggaraan Pemilu tahun 2014. Baik pemilu legislatif, maupun Pemilu Presiden tahun 2014, sehingga penyelenggaraan Pemilu dapat berjalan efektif dan efisien serta mencapai hasil yang maksimal bagi kelangsungan kita berbangsa dan bernegara, ucap Wakil Gubernur saat memberikan sambutan sosialisasi penyelenggaraan pemilu 2014.

Wagub juga menambahkan, dengan dilaksanakanya sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman kepada aparatur, dalam hal ini para Lurah dan Kepala Desa se Provinsi Banten dan dapat meminimalisir pelanggaran-pelanggaran Pemilu oleh peserta Pemilu Sehingga dapat menghasilkan wakil-wakil rakyat yang jujur, bersih dan amanah, sesuai harapan kita bersama.
Pada sosialisasi ini akan diisi dengan narasumber dari unsur pemerintahan, Unsur DPRD Provinsi Banten, Unsur kepolisian Daerah Banten, KPU Provinsi Banten serta unsur Banwaslu Provinsi Banten. Diharapkan dapan memberikan pemahaman dan pengertian yang mendalam tentang makna Pemilu bagi kita semua sebagai aparatur.

Dalam mengawali kegiatan, Wagub menyampaikan "Sosialisasi ini adalah kewajiban kita semua untuk menjamin penyelenggaraan Pemilu tahun 2014 ini berjalan dengan menjunjung tinggi azaz langsung, umum, bebas dan rahasia", ujar Wagub.
Sementara itu Kepala Biro Pemerintahan Deden Apriandi dalam laporanya mengatakan,  sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman kepada aparatur mengenai tugas pokok dan fungsi dan kewajibannya dalam penyelenggaraan pemiliu 2014 dan diharapkan para aparatur dapat berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten/Kota maupun Pemerintah Provinsi dan dengan pihak-pihak terkait pelaksanaan Pemilu 2014.

Kepala Biro pemerintahan menambahkan, untuk tahun anggaran 2014 sosialisasi penyelenggaraan pemilihan umum tahun 2014 akan di ikuti oleh 1106 peserta dari unsur kepala desa perwakilan 8 Kabupaten/Kota, yang dibagi dalam lima tahap . Pada tahun anggaran 2013 yang lalu sosialisasi ini telah diikuti oleh 600 peserta, jadi yang sekarang mengikuti sosialisasi mereka yang belum mengikuti tahun lalu, Ujar Deden.




Bc4 
bantencom "civil journalism for Indonesia Chanel"






Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Provinsi Banten

Diposkan oleh On 2/11/2014 05:12:00 PM with No comments

Serang, bantencom  - Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Ir.H. Muhadi.MSP membuka secara resmi acara forum konsultasi publik rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Banten tahun 2015, yang dilaksanakan di Hotel Marbela Anyer, Selasa, 11/02/2014.

Dalam sambutannya Sekda mengatakan, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 54 tahun 2010 yang merupakan penjabaran Peraturan Pemerintah nomor 8 tahun 2008 tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah. Disebutkan bahwa penyusunan RKPD dilakukan melalui tahapan seperti persiapan, penyusunan rancangan awal, penyusunan rancangan, pelaksanaan musrenbang, penyusunan rancangan akhir dan penetapan RKPD.

Pemerintah Provinsi Banten melalui Bappeda Provinsi Banten, saat ini sedang melaksanakan persiapan menyusun rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2015, sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang nomor 25 tahun 2004, tentang sistem perencanaan pembangunan nasional serta undang-undang nomor 32 tahun 2004, tentang pemerintahan daerah. 

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa rencana pembangunan tahunan di daerah diwujudkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP), memuat hasil evaluasi laporan kinerja tahun lalu, isu-isu strategis, rancangan kerangka ekonomi makro daerah, prioritas pembangunan daerah serta rencana kerja dan pendanaannya baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat.

Penyusunan rancangan awal RKPD 2015 juga akan mempertimbangkan isu-isu strategis Kabupaten/Kota dan juga isu serta kondisi faktual yang terjadi dilapangan saat ini.  Seperti kemiskinan, pengangguran dan penyediaan lapangan kerja, ketahanan pangan, investasi dan daya saing produk, dukungan infrastruktur untuk daya saing investasi, pendidikan untuk semua dan berbasis pasar tenaga kerja, akses dan mutu pelayanan kesehatan, kelestarian lingkungan hidup dan mitigasi bencana, reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan;

Dalam kesempatan ini, marilah kita bersama-sama merumuskan kira-kira tema dan prioritas apa yang paling tepat untuk RKPD Provinsi Banten tahun 2015 nanti, sehingga target-target dalam RPJMD Provinsi Banten tahun 2012-2017 yang ditetapkan dapat tercapai, harap Sekda.

Sekda menambahkan, "Kami telah merancang tema pembangunan 2015 supaya in line dengan tema pusat dan Kabupaten/Kota, silahkan dirumuskan tema dan prioritas pembangunan RKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota tahun 2015 yang tepat dan fokus sesuai harapan masyarakat.

Dalama laporanya Ir. Widodo Hadi, SP selaku panitia penyelenggara mengatakan, pelaksanaan forum konsultasi publik rancangan awal RKPD Provinsi Banten tahun 2015 bertujuan untuk membangun persamaan persepsi publik sebagai tahap persiapan penyususnan rancangan awal RKPD Provinsi Banten tahun 2015 . Dengan mengundang unsur pemerintah pusat dan instansi vertikal di daerah, unsur DPRD dan SKPD Provinsi Banten, unsur Bapeda Kabupaten/Kota, dan stakeholders yang mewakili unsur akademisi, dunia usaha, organisasi profesi, ormas, LSM, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, insan pers serta unsur lain yang terkait. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu dari tanggal 11-12 FebruarI 2014.

Rumusan hasil forum konsultasi publik rancangan awal RKPD Provinsi Banten tahun 2015 akan dijadikan bahan masukan bagi penyempurnaan rancangan awal RKPD Provinsi Banten tahun 2015. Yang selanjutnya akan dilaksanakan penandatanganan kesepakatan hasil forum konsultasi publik antara pemerintah Provinsi Banten dengan pemerintah Kabupaten/Kota serta perwakilan dari stakeholders peserta forum, ujar Widodo.




Bc4
bantencom "civil journalism for Indonesia Chanel"


Wakil Gubernur Menghadiri Silaturahmi Dan Dialog Dengan Tokoh Banten

Diposkan oleh On 2/02/2014 06:44:00 PM with No comments

Serang, bantencom - Wakil Gubernur Banten H. Rano Karno mengikuti acara silaturahmi dan dialog dengan para tokoh Banten, Pejabat, Akademisi, Politikus dan Mahasiswa di  Hotel Le Dian Kota Serang, Minggu, 02/02/2014.   Turut hadir Kapolda Banten, Brigjen. Pol. Muhammad Zulkarnain, Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Kolonel Inf . Dedy Kusmayadi dan Bupati Lebak Iti Oktavia.

Dalam sambutanya Wakil Gubernur Banten   mengatakan, dengan silaturahmi dan dialog ini diharapkan dapat memberikan masukan strategis dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat Banten. Selain itu, Wagub juga menghimbau kepada jaringan media Banten untuk ikut meyampaikan informasi kepada masyarakat luas, terkait beberapa keberhasilan pembangunan di berbagai bidang yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Banten.


Kegiatan silaturahmi dan dialog dengan para tokoh Banten, ada semangat yang terbangun secara kolektif untuk memperbaiki yang dianggap kurang, dan mempertahankan yang tengah dijalankan, serta meningkatkan segala sesuatu yang sudah tercapai. Ajang silaturahmi merupakan salah satu elemem penting dalam pembentukan Provinsi Banten.


Para tokoh pendiri dan segenap anggota masyarakat bersatu dalam jalinan silaturahmi,  berjuang menyatukan langkah dan menyingkirkan segala perbedaan untuk mewujudkan Provinsi Banten yang sejak lama kita cita-citakan bersama.

Melalaui kegiatan ini Wagub memberikan beberapa gagasan cerdas untuk memperbaiki infra dan supra struktur pemerintahan, pembangunan dan pembinaan masyarakat. "Kita yakin dengan masukan-masukan yang baik dari seluruh stakeholder, Pemerintahan Banten kedepan akan berjalan lebih baik lagi dan menjadikan masyarakat Banten sebagai objek dan subjek pembangunan, menuju tingkat kesejahteraan yang lebih baik", Ujar Wagub.

Acara ini penting, karena untuk melihat dinamika dan perkembangan Banten, "Dengan dialog ini, para pemangku kepentingan bisa duduk bersama untuk menuju Banten ke arah yang lebih baik lagi". Ujar panitia, Rizal Maulana Malik. Rizal mengharapkan dari pertemuan ini akan lahir pemikiran-pemikiran baru, gagasan-gagasan baru atau solusi-solusi yang didapat dari dialog ini, untuk masukan kepada Pemerintah Daerah atau kepala Daerah.

Sementara itu Jarkasih Nur selaku tokoh Banten mengatakan, Pemerintahan yang baik yaitu memiliki satu satuan komando, jangan terpecah, agar terjadi susana yang pas.  Pemerintah harus memiliki rasa nyaman dalam melaksanakan tugas, rasa kondusif untuk para investor atau pengusaha serta masyarakat.  Jangan timbul dimasyarakat rasa apatis, masyarakat harus memiliki rasa bagian dari daerah ini.





Bc4 

bantencom "civil journalism for Indonesia Chanel"




KEJAR TARGET PEMBANGUNAN, PROFESIONALITAS KERJA JADI PRIORITAS

Diposkan oleh On 2/01/2014 06:20:00 PM with No comments

Serang, bantencom - Wakil Gubernur (Wagub) Banten, H. Rano Karno menyatakan, pelayanan kepada masyarakat dan mekanisme pemerintahan di Provinsi Banten tetap berjalan dengan baik. Mekanisme pelaksanaan program pembangunan pemerintah daerah selalu melalui penganggaran pada APBD, setiap tahun anggaran dan diajukan melalui Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Banten. Yang tentu saja melalui persetujuan Gubernur Banten.

"Sejauh ini Ibu Gubernur masih memegang hak memimpin pemerintahan di Banten dan Ibu Gubernur siap menandatangani APBD dan SK-SK. Tentu saja bagi Saya sebagai Wagub tidak menjadi masalah, yang terpenting roda pemerintahan tetap berjalan", tegas Wagub saat menerima kunjungan wartawan media asing di rumah dinas, Cipete Kota Serang, Sabtu (1/02/2013).

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa selaku Wagub yang bisa dilakukan adalah melaksanakan koordinasi di internal Pemprov Banten dan meningkatkan pengawasan dalam pengelolaan keuangan daerah dan mendorong kinerja Inspektorat Banten. Selain itu Wagub menegaskan, akan mengawasi kinerja (Badan Pertimbangan Jabatan Dan Kepangkatan) Baperjakat dalam menempatkan kompetensi dan profesionalitas kinerja pegawai di lingkungan Pemprov Banten.

"Baperjakat sudah seharusnya bekerja secara profesional dan memilih kompetensi pegawai yang tepat pada bidangnya", kata wagub. Wagub memaparkan terkait pelaksanaan pembangunan, sasaran prioritas pelaksanaan pembangunan telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten, antara lain tersedianya infrastruktur transportasi yang handal dan terintegrasi untuk mendukung pergerakan orang, barang dan jasa.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi Banten menargetkan perbaikan jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi dilaksanakan secara multy years dan ditarget selesai hingga 2017 mendatang. "Target dan harapan Pemerintah Provinsi Banten tersebut bukan tanpa alasan, karena Provinsi Banten telah mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) No 2 Tahun 2012 tentang pembangunan infrastruktur jalan dengan penganggaran tahun jamak (multi years). 

"Melalui Perda tersebut, pemerintah Provinsi Banten telah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,112 triliun untuk memperbaiki enam ruas jalan sepanjang 114,43 KM yang akan diperbaiki hingga 2017 mendatang" terang Wagub.

Pelaksanaan Perda infrastruktur jalan tersebut telah menjadi komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik dan lebih sejahtera. "Ini sebagai komitmen kami, pemerintah Provinsi Banten dalam upaya memperbaiki infrastruktur jalan. Sehingga, sampai 2017 mendatang tidak ada lagi jalan rusak di Banten," kata Wakil Gubernur.

Ia menambahkan, kebutuhan yang mendesak bagi Banten terkait pengelolaan dan pengawasan pelaksanaan keuangan saat ini adalah kebutuhan akan tenaga auditor. Dalam hal ini menurutnya, Pemprov Banten telah mengajukan permintaan penambahan pegawai dari lulusan STAN untuk spesialiasasi auditor melalui pemerintah pusat. "Selaku wagub, saya bertanggungjawab terhadap pengawasan dan pengelolaan keuangan daerah. Untuk itu kami telah mengajukan permintaan pegawai auditor kepada pemerintah pusat, tetapi hingga saat ini belum dapat terpenuhi. Sejauh ini kita baru mendapatkan pendampingan dan semacam sosialisasi", kata wagub.




Bc4 

bantencom "civil journalism for Indonesia Chanel"