Tangerang, bantencom - Pelaksana Tugas Gubernur Banten H. Rano Karno, SIP, Sabtu, 5 Juli 2014, meninjau pelaksanaan Pasar Terbang di
Kampung Babulak, Desa Margamulya, Kec. Mauk Kabupaten Tangerang. Pada penyelenggaraan Pasar Terbang kali ini, dijual sembilan barang bahan pokok (sembako) dan kebutuhan masyarakat lainnya dengan harga yang murah.
Plt. Gubernur mengatakan Pasar Terbang merupakan pasar yang tempatnya berpindah-pindah mendekati masyarakat yang membutuhkan. "Kali ini dilaksanakan di Kab. Tangerang dan dijual sembako dengan harga murah. Tujuannya membantu meringankan beban masyarakat pada bulan Ramadhan yang umumnya harga sembako mengalami kenaikan," katanya.
Plt. Gubernur menandaskan, Pemerintah Provinsi Banten bertekad untuk mensejahterakan masyarakat. Berbagai upaya dilaksanakan, salah satunya membantu meringankan beban masyarakat pada bulan Ramadhan saat ini. Harapannya masyarakat bisa terbantu dan terberdayakan dalam suasana harga-harga kebutuhan pokok yang terus naik.
Pasar Terbang di Tangerang merupakan pelaksanaan yang kedua kalinya. Sebelumnya dilaksanakan di Kec. Panimbang Kabupaten Pandeglang.
Pasar Terbang di Kec. Mauk Kab. Tangerang dihadiri Camat Mauk, M. Nawawi, para kepala Desa se-Kec. Mauk, dan dikunjungi masyarakat setempat. Pasar Terbang tersebut diselenggarakan oleh Ikatan Nelayan Kampung Babulak, Desa Margamulya, Kec. Mauk Kabupaten Tangerang dan dikoordinasikan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Banten.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten, Nurhana mengatakan pada Pasar Terbang kali ini dijual
500 paket sembako. Paket tersebut beris 5 kg beras, 1 kg gula, mentega, sirup, terigu, minyak sayur. "Pada harga normal paket tersebut dijual Rp100 rb. Tapi di Pasar dijual Rp30 rb," kata Nurhana.
Selain itu, dijual juga sarung sebanyak 200 potong yang dijual dengan harga Rp15 ribu dari seharusnya Rp50 rb. Minyak sayur sebanyak 200 liter yang dijual Rp 5 rb dari biasanya harga Rp. 13 rb. Selanjutnya, dijual sebanyak 400 botol sirup yang dijual Rp5 rb dari harga biasanya Rp13 rb.
Menurut Nurhana, pihaknya juga menghadirkan pelaku UMKM binaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Banten. Adapun UMKM yang berpartisipasi dalam Pasar Terbang tersebut adalah
UKM Tiar dari Kota Tangerang, yamg memproduksi pakaian jadi mukena, baju koko anak-anak, sajadah. Selain itu, UKM Bakrie dari Kab. Tangerang yang memproduksi sendal dan sepatu, UKM Tas Nipang Collections, UKM makanan ringan keripik jengkol, serta home industry celana kulot dari Kota Tangerang.
Camat Mauk, M. Nawawi menyambut positif penyelenggaraan Pasar Terbang tersebut. Menurutnya, Pasar Terbang datang pada waktu dan tempat bang tepat. Pasar terbang datang ke Mauk pada saat masyarakat membutuhkan barang-barang kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau. "Penyelenggaraan Pasar Terbang merupakan terobosan positif daalm membantu meringankan beban masyarakat," katanya. Untuk itu, camat berharap, Pasar Terbang dilanjutkan dan mendatangi masyarakat yang membutuhkan.
(ridwan)