Perancis, bantencom - Kopi Indonesia dengan
aromanya yang khas diminati para pengunjung pameran Festival Film Cannes
yang tengah berlangsung di kota Cannes, Prancis, 14--23 Mei 2014.
Kemenparekraf mengandeng produsen kopi untuk ikut berpromosi dengan
menyediakan kopi bagi para pengunjung stand Indonesia yang banyak
diminati, kata Tuti Mochtar dari PT Santino, Jakarta, Indonesia yang
menyediakan kopi kepada pengunjung stand Indonesia yang berada di Marche
du Film.
Selain mempromosikan kopi dan menyediakan pelayanan spa bagi
pengunjung stand Indonesia di Marche du Film yang merupakan pasar film
terbesar di dunia yang menjadi bagian dari program Cannes Film Festival.
Menurut Tuti Mochtar, banyak masyarakat Prancis yang tidak mengetahui
kalau Indonesia juga punya kopi karena mereka pikir kopi umumnya
berasal dari Brazil, Kolombia, atau Afrika.
Banyak yang bertanya mengenai kopi Indonesia dan menanyakan di mana
mereka bisa membeli komoditas tersebut. "Bahkan, ada juga yang mengajak
kerja sama," ujar Tuti Mochtar.
Selama di Cannes, dia juga mempromosikan film dokumenter yang bercerita mengenai kopi yang berjudul 'Aroma of Heaven' yang menceritakan sejarah kopi di Indonesia, keberagaman budaya sekaligus identitas sebuah bangsa.
Film dokumenter biji kopi Indonesia adalah sebuah metafora yang
menampilkan keberagaman Indonesia, berawal dari secangkir kopi gagasan
tentang keindonesiaan.
"Menikmati secangkir kopi Indonesia seperti menghirup aroma
Indonesia," demikian Papang Lakey yang menjadi produser dari film yang
diproduksi oleh Budfilm, Film Traffic, Goodnewsfilm bersama dengan Perum
Produksi Film Negara (PFN).
Stand Indonesia selalu ramai dikunjungi oleh insan film yang bergerak
di bidang produksi dan juga sale agen film dari mancanegara yang juga
tertarik dengan pelayanan spa yang diberikan oleh Indonesia.
"Saya senang banyak yang merasa puas dengan layanan spa yang saya
berikan," ujar Emi yang pernah bekerja selama dua tahun di Praha, Cheko. Seorang pengunjung stand Indonesia usai melakukan pembicaraan dengan
salah seorang produser Indonesia pun sempat menikmati layanan spa. Dia
menyampaikan rasa puas dengan pelayanan tersebut.
