Bandung,bantencom - Selain berniat mengadopsi, keluarga sopir
Nissan Juke maut bersedia membiayai pendidikan Agung Adriyanto (12) yang
kini hidup sebatang kara. Bocah 'ajaib' itu merupakan satu-satunya
penumpang Daihatsu Xenia yang selamat dalam kecelakaan tragis di Tol
Purbaleunyi.
Ungkapan itu disampaikan Agus Adriyanto kepada
wartawan di RS Bhayangkara Sartika Asih, Jalan Moch Toha, Kota Bandung,
Selasa (9/4/2013). Agus adalah ayah kandung pengemudi Juke maut,
Muhammad Dwigusta Cahya (18), yang kini ditetapkan polisi sebagai
tersangka.
"Jika keluarga di Cilacap (keluarga Agung) mengizinkan, saya akan adopsi," ucap Agus sembari menitikkan air mata.
GM
Bandara Adi Sucipto Yogyakarta ini terketuk hatinya melihat Agung yang
ditemuinya di Cilacap, Senin (8/4/2013). Agung kehilangan kedua orang
tua, adik, serta kakek dan neneknya. Menurut Agus, lolosnya bocah
tersebut dari maut merupakan suatu mukjizat.
"Waktu itu ketemu
(Agung) langsung dan sempat berbicara dengannya. Saya bilang maafkan Kak
Cahya (sapaan sopir Juke). Dia (Agung) mau memaafkan. Waktu itu saya
menangis. Kalau diizinkan, saya ingin dia menjadi bagian keluarga.
Kalaupun tidak, saya akan biayai lebih lanjut untuk pendidikannya. Dia
anak cerdas, dan sangat bijaksana," tutur Agus.
Lebih lanjut Agus
menuturkan, mobil Nissan Juke yang dikemudikan Cahya itu merupakan
miliknya. "STNK mobil atas nama saya," jelasnya.
Senin kemarin,
Agus sempat melihat bangkai mobil miliknya di Unit Pelayanan Terpadu
Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Bandung, Pos Pol Cileunyi,
Kabupaten Bandung. Di lokasi sama, Agus pun menatap Xenia berkondisi
ringsek parah. "Saya keluar air mata melihatnya (mobil Xenia)," singkat
Agus yang terbalut kaus pendek hitam.
Sumber: detik.com