IT Telkom Persembahkan 15.634 Human Capital ICT

Diposkan oleh On 4/07/2013 12:49:00 PM

BANDUNG,(PRLM)., bantencom -Institut Teknologi Telkom telah berhasil mempersembahkan human capital bidang ICT sebanyak 15.634 orang lulusan selama 22 tahun dengan berbagai kompetensi keahlian yang telah berkiprah dalam pembangunan bidang ICT di segenap penjuru tanah air dan berbagai belahan dunia. Sementara jumlah mahasiswa yang aktif saat ini sebanyak 7.462 orang.

Rektor IT Telkom Ir. Ahmad Tri Hanuranto, MT mengatakan jika jumlah tersebut ditambah dengan mantan mahasiswa yang drop-out dan mengundurkan diri sebanyak 3.017 orang dalam 22 tahun ini, maka hingga hari ini jumlah mahasiswa yang pernah dan sedang menempuh studi di kampus IT Telkom adalah sebanyak 26.112 orang. Patut kita perhatikan bahwa angka drop-out dan mengundurkan diri tersebut di atas adalah sebesar 11,6%.

"Tentu ini sebuah angka yang masih terlalu tinggi untuk menggambarkan betapa tidak mudah menyelesaikan studi di kampus ini, dengan melewati standar kompetensi kelulusan yang ditetapkan pada seluruh program studi," kata Ahmad dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Diploma, Sarjana dan Pascasarjana IT Telkom periode April 2013 di Gedung Serba Guna (GSG) Kampus IT Telkom, Jalan Telekomunikasi, Terusan Buah Batu, Sabtu (6/4/2012).

Dia menambahakan dari segi minat mahasiwa baru, untuk penerimaan tahun 2012 IT Telkom berada pada rasio seleksi 1 : 5,26, yaitu satu mahasiswa baru bersaing dengan 5,26 orang calon mahasiswa lainnya. Pada rasio yang cukup ketat tersebut, saat ini Institut Teknologi Telkom kedatangan international students sebanyak 4 orang yang berasal dari negara Kirqyzstan, Timor Leste dan Kamboja, serta tidak lama lagi akan segera menyusul mahasiswa pertukaran dengan Saxxion University Netherland sebanyak tujuh orang.

"Total student body, rasio jumlah pendaftar terhadap mahasiswa baru, serta terdapatnya international student tersebut di atas merupakan salah satu komponen indikator sustainability atau keberlanjutan sebuah Perguruan Tinggi, selain juga diharapkan menjadi indikator dimilikinya daya saing oleh lulusannya dalam memasuki industri infokom, baik di dalam negeri maupun di luar negeri," kata Ahmad.

Ahmad mengemukakan perkembangan lingkungan yang melingkupi kehidupan kita sangatlah dinamis dan senantiasa terjadi perubahan yang makin lama makin cepat saja. Tidak terkecuali pada industri ICT. Jika diperhatikan secara seksama, di dalam negeri terjadi perkembangan di bidang ekonomi, regulasi, kompetisi, teknologi dan perilaku konsumen.Hal ini diharapkan dapat memacu kebutuhan akan prasarana dan sarana ICT. Tentu saja kita juga berharap, dengan kondisi tersebut, ekonomi Indonesia akan terus berkembang dengan baik.

Menurutnya, perkembangan teknologi ICT yang cepat dan mengarah pada konvergensi teknologi telekomunikasi dan teknologi informasi, meningkatnya kompetisi serta berkembangnya kebutuhan pasar menyebabkan seluruh sektor industri semakin mengembangkan bisnisnya untuk memenuhi kebutuhan pasar ICT, sehingga memunculkan berbagai opportunity dan tantangan bisnis yang harus selalu diantisipasi oleh pelaku industry, termasuk institusi pendidikan ICT sebagai pemasok human capital yang diperlukan.

"Bagi dunia pendidikan secara umum, kecendrungan tersebut harus dapat diantisipasi sejak dini agar lulusannya dapat memenuhi kebutuhan industri, sehingga dapat memberikan kontribusi yang maksimal kepada para pemangku kepentingannya, khususnya kepada para pengguna lulusan," ujarnya.

Berkaitan dengan berbagai perkembangan tersebut, Ahmad mengatakan tidak ada pilihan lagi bagi IT Telkom, selain harus meningkatkan kualitas institusi dalam menjalankan misi tridharma-nya yang mencakup pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. 

Saat ini, IT Telkom sebagai penyelengara pendidikan yang fokus di bidang ICT telah mencanangkan suatu proses transformasi penyelenggaraan organisasi maupun transformasi kultural untuk segera menuju Research University. (A-208/A-107)**

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/229929
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »