"Panglima TNI pada tanggal 27 Maret menelepon agar AD membentuk tim investigasi. Pertanyaan mengapa? Karena ada indikasi keterlibatan oknum-oknum TNI yang bertugas di Sleman," kata KSAD TNI Jenderal Pramono Edhie Wibowo dalam jumpa pers di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakpus, Jumat (29/3/2013).
Tim investigasi terdiri dari 9 orang. Mereka tengah bekerja menindaklanjuti informasi awal terkait penyerangan di Lapas Sleman
"Berangkat dari informasi awal maka kita tidak lanjuti semuanya," tutur Pramono.
Lebih dari 17 orang bersenjata menyerang Lapas Cebongan, Sleman. Mereka melukai sipir Lapas dan memaksa ditunjukkan sel 4 tahanan tersangka pengeroyokan Sertu Santoso di Hugo's Cafe.
Saat menemukan sel tahanan, salah satu penyerang menembak keempatnya. Usai penembakan, kelompok penyerang mengambil CCTV Lapas.
(fdn/nwk)