Kodim 0602/Serang, Membuat 1000 Polybag Untuk Budidaya Cabai

Diposkan oleh On 6/22/2020 02:55:00 PM with No comments

Serang, bantencom - Ditengah penyebaran Covid-19, guna tercukupinya kebutuhan di bidang swasembada pangan. Kodim 0602/Serang melaksanakan kegiatan program ketahanan pangan Tahun 2020, yaitu membuat 1.000 polybag untuk tanaman Cabai, di lahan Makodim 0602/Serang, Senin (22/06/2020).

Kepala Urusan Seksi Teritorial (Kaur Siter) Kodim 0602/Serang Kapten Inf Marjuki menyampaikan, kegiatan ini adalah sebagai upaya untuk mengatasi krisis swasembada pangan. Karena saat ini bangsa kita tengah menghadapi bencana nasional, yaitu adanya penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Lebih lanjut, disampaikan juga oleh Kaur Siter selain membuat tanaman Cabai melalui polybag, saat ini Kodim 0602/Serang juga sedang mengolah lahan pertanian, seluas 1 Hektar di daerah Kecamatan Kasemen Kota Serang. " Semoga upaya yang kami laksanakan ini dapat mengurangi dampak sosial, terutama di bidang ketahanan pangan, " pungkasnya.

" Kami dari jajaran TNI-AD khususnya Kodim 0602/Serang, akan sepenuhnya mendukung setiap program pemerintah. Khususnya peningkatan swasembada pangan, ditengah penyebaran Covid-19, tegas Kaur Siter.
Mau nuntut kemana niiih, Semuanya Lepas Tangan

Diposkan oleh On 4/23/2018 04:23:00 PM with No comments


Serang, Bantencom - Zaman sekarang karyawan tak lagi menerima gaji di perusahaan secara tunai, salah satu nya seperti Bahtiar rifai yang menetap di kampung batu kurung desa panyabrangan kecamatan Cikeusal.Banten.  pria  yang akrab di panggil tiar bermaksud untuk mengambil uang tunai di mesin  ATM ( Automatic Teller Machine) adalah sebuah alat elektronik yang melayani nasabah bank untuk mengambil uang dan mengecek rekening tabungan tanpa perlu dilayani oleh seorang "teller" manusia .

     Siang itu tepat pukul 10.30 wib waktu setempat menjelang sholat jum'at situasi tidak begitu ramai hanya mengantri sekitar lima menit saja ia melakukan penarikan uang tunai di mesin ATM BRI yang biasa di gunakannya, sejumlah uang yang di tarik berjumlah Delapan belas lembar uang pecahan seratus ribu rupiah ada satu lembar yang nampak tidak biasa setelah menghitungnya, terdapat robekan di beberapa bagian tengah  dan di bagian sisi kiri uang tersebut, namun saat melakukan penukaran kepada bank rakyat Indonesia hanya uang yang bagus saja yang di terima meski uang yang robek tersebut berasal dari mesin atm bank tersebut yang tak jauh dengan tempat tinggalnya sekitar pasar pamarayan tepatnya kampung bojong loa Desa pamarayan kecamatan pamarayan.

 “maaf pak kami dari pihak bank tidak melakukan pengisian saldo mesin atm bapak bisa melakukan penukaran uang yang robek kepada vendornya langsung, ujar salah satu pegawai bank tersebut menanggapi pengajuan bahtiar”
Kejadian seperti ini bukan hanya kali pertama terjadinya di stm tersebut, pernah ada satu nasabah yang mengalami hal yang sama dan di bantu oleh nasabah lainnya mengadakan komplain untuk minta  digantikan uang yang robek kepada vendor pengisian mesin atm bank terkait, namun pihak vendor pun tak memberi respon baik,  bahkan menolak penukaran uang tersebut menurut salah satu petugas keamaan setempat”.

    Hingga berita ini dirilis bukti penarikan dan uang yang robek tersebut masih di simpan rapih oleh bahtiar korban uang robek, besar harapannya agar hal seperti ini tidak terjadi kembali, akan tetapi yang jadi pertanyaannya kepada siapa kita harus menuntut ??? ujar si korban . (BC2)
Siap-siap aja Sim Cardnya Terblokir,  Hari ini Terakhir Looh Regustrasinya

Diposkan oleh On 2/28/2018 08:53:00 PM with No comments


     Bantencom - Hari ini rabu (28/2) tepat akhir bulan sesuai keputusan dari batas waktu yang telah ditetapkan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)  tentang registrasi ulang nomor hanphone (Sim Card) Prabayar untuk meregistrasikannya kembali.

    "Blokir itu bisa dilakukan per 1 maret 2018 atau besok. Kita udah bicara sama operator terkait hal ini," ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo, Ahmad M. Ramli di Gedung Kemkominfo, Jakarta, Rabu (28/2).


Dikatakannya, pelanggan yang tidak melakukan registrasi ulang sampai habis hari ini, akan dilakukan pemblokiran layanan secara bertahap, antara lain; mulai 1 Maret 2018 dilakukan pemblokiran layanan panggilan keluar (outgoing call) dan layanan pesan singkat keluar (outgoing SMS).
"Dalam keadaan ini, pelanggan masih dapat menerima telepon dan SMS masuk serta menggunakan data internet," katanya.
Setelah itu, bila pelanggan masih membandel sampai dengan 31 Maret 2018, maka mulai 1 April 2018 dilakukan pemblokiran layanan panggilan masuk (incoming call) dan tidak bisa menerima SMS.
"Ini berarti pelanggan tak bisa melakukan panggilan keluar dan layanan pesan singkat keluar, juga tidak bisa menerima panggilan dan SMS. Tapi masih bisa menggunakan layanan data. Jadi bisa melakukan registrasi melalui website operator atau gerai operator selular," ungkap dia.
Barulah, jika sampai dengan tanggal 30 April 2018 tetap tidak melakukan registrasi, pada tanggal 1 Mei 2018 dilakukan pemblokiran total. Artinya, semua layanan pelanggan diblokir termasuk layanan datanya.
"Selama belum dilakukan pemblokiran total, pelanggan masih tetap dapat melakukan registrasi ulang," katanya.
Dilanjutkannya, jika nantinya masih ada pelanggan yang mengalami masalah tidak bisa melakukan registrasi kartu prabayarnya karena no KK dan NIK-nya, dapat mengunjungi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat.
Sampai dengan 28 Februari 2018 pukul 12.52 WIB, terdapat sebanyak 305.782.219 nomor pelanggan yang sudah diregistrasikan Diprediksikan, untuk total kartu prabayarnya sendiri yang tersebar berjumlah 376 juta.
"Kami himbau agar tidak dengan menggunakan NIK dan No KK secara tanpa hak untuk melakukan registrasi, termasuk yang diperoleh dari internet dan sumber lain, karena merupakan pelanggaran hukum," terangnya.(BC2) 
Ratusan Warga Rela Antre Untuk mendapat Beras dan Gula

Diposkan oleh On 3/24/2017 09:36:00 AM with 1 comment

Pondok Aren,Bantencom - Ratusan warga di Pondok Aren, rela antre demi mendapatkan bantuan Pangan non tunai (BPNT) berupa beras dan gula pasir, mereka merupakan warga kurang mampu menunggu giliran. Sebagian besar kaum ibu, bahkan rela menunggu selama berjam-jam di Gelanggang olahraga Pondok Aren, Kota Tangerang selatan (Tansel)

Kepala seksi kesejahteraan sosial (Kasi Kesos ) Pondok Aren, Romi Amirudin mengatakan, sebelum pembagian BPNT pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) di masing masing kelurahan  untuk di informasikan kepada RT dan RW setempat.

"Semestinya penyaluran melalui kios yang bertanda e-waroeng yang tersedia diwilayah masing masing. Karena ini jumlahnya banyak penyalurannya dijadikan satu," kata Romi, Kamis (23/03)

Roni menambahkan, dari 11 kelurahan se-Pondok Aren, jumlanya sekitar 1.600 warga yang mendapatkan Kartu Penerima  Mangfaat (KPM).



"Jika dirupiahkan per KPM itu, menerima uang tunai sebesar 110 ribu, karena ini jatahnya untuk dua bulan, yakni bulan Januari dan Februari maka menjadi 220 ribu. Karena ini BPNT jadi bentuknya beras 20 kg dan gula dua kg,"ujarnya

Sementara itu, Plt Camat Pondok Aren Makum Sagita berharap, pelaksanaan BPNT berikutnya, setiap warga sudah bisa mengambil di e-waroeng masing - masing

"Salah satunya yang diresmikan oleh Mentri Sosial Kholifah Indar Parawansa di kelurahan Pondok Jaya beberapa bulan yang lalu,"harapnya.

Maesaroh (40) warga Jurangmangu Barat mengaku senang karena Progam yang menyasar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau Program Keluarga Harapan (PKH) ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan bagi warga miskin. 

 "Saya disuruh bawa poto copy KTP sama KK sama pak RT ke kecamatan ga taunya dapet Kartu dan beras 20 kg sama gula pasir 2 kg. Alhamdulilah, sedikit membantu kebutuhan makan keluarga,"pungkasnya(BC2)

Sumber : Jurnalis Warga Indonesia
SN Digadang Melenggang Kembali Ke Kursi Singgasana Lamanya

Diposkan oleh On 11/25/2016 09:29:00 AM with 1 comment

Jakarta,Bantencom - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto digadang-gadang bakal kembali duduk di singasana lamanya, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Keputusan ini keluar dari hasil rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Rencana mengembalikan kursi Ketua DPR ke Setya Novanto muncul karena dia terbukti tidak bersalah dalam kasus 'Papa Minta Saham' melalui keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Keputusan MK atas pasal 5 UU ITE nomor tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE) yang membuktikan rekaman Maroef Sjamsoeddin ilegal itu pun diamini oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Sehingga, Golkar menilai perlu adanya pengembalian wibawa dan martabat Setya Novanto dari kasus yang sempat melengserkannya dari jabatan Ketua DPR.
Demi memuluskan langkah Setya Novanto kembali ke kursi Ketua DPR, Golkar akan gencar melakukan lobi kepada fraksi-fraksi di DPR. Pengurus partai berlambang pohon beringin ini pun langsung bergerak cepat, menyiapkan jalan untuk come back-nya Setya Novanto. Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengaku telah menyerahkan surat pemberhentian Ade Komarudin dan pengembalian jabatan Ketua DPR kepada pimpinan DPR pada Selasa (22/11). Selain untuk pimpinan, surat itu juga telah disampaikan ke fraksi-fraksi partai politik di DPR agar jabatan ketua DPR kembali dijabat Setya Novanto.
Hanya dua fraksi yang secara terang-terangan mengkritik kembalinya Setya Novanto menjadi Ketua DPR. Pertama Partai Hanura yang menilai kembalinya Setya Novanto ke posisi Ketua DPR akan menimbulkan kegaduhan karena masyarakat akan menganggap DPR lebih mengutamakan kekuasaan ketimbang memperbaiki kinerja. Kedua, Partai NasDem yang juga tidak setuju dengan pengembalian kursi Ketua DPR kepada Settya Novanto. Kepemimpinan Ade Komarudin dinilai sudah cukup baik. Jika dipaksakan, pergantian tersebut akan menimbulkan dampak menyeluruh bagi lembaga parlemen. Tidak hanya itu, kembalinya Setya Novanto di pucuk pimpinan DPR akan membuat citra buruk lembaga legislatif di mata masyarakat.
Sementara partai lain justru 'memudahkan' langkah Setya Novanto kembali menguasai kursi Ketua DPR. Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menegaskan partai politik lain tidak bisa mencampuri atau melakukan penolakan atas rencana partai Golkar mengembalikan jabatan Ketua DPR kepada Setya Novanto. Sesuai UU MD3, pergantian jabatan itu merupakan hak penuh Partai Golkar.
"Kalau UU MD3 itu hak penuh Golkar. Kalau PAN mau ganti Taufik itu terserah PAN, kira-kira begitu. Kalau Golkar mau ganti, partai lain enggak bisa campuri, hentikan, halangi karena itu internal Golkar. Karena itu paketnya Golkar. Kalau Golkar usulkan siapa, enggak ada fraksi lain menolak," kata Yandri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta , Kamis  Kemarin.
Dukungan juga datang dari Partai Gerindra. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menilai wacana Partai Golkar untuk mengembalikan jabatan Novanto sebagai Ketua DPR adalah langkah yang tepat.
"Ya sudah benar lah itu kan hak Partai Golkar untuk menggantikan kadernya yang menjabat di alat kelengkapan di DPR, seperti mengganti kader Golkar yang duduk sebagai ketua DPR," ujar Arief.
"Apalagi kan Setya novanto sudah dinyatakan tidak ada pelanggaran kode etik oleh MKD artinya dia bersih, dan mundurnya Setnov sebelum ada putusan MKD justru harus dipuji artinya MKD tidak bisa di intervensi," tambahnya.
Waketum Partai Demokrat Syarief Hasan menilai, partai berlambang pohon beringin itu tidak perlu melakukan komunikasi atau lobi ke fraksi partai lain di DPR. Hal ini lantaran reposisi jabatan telah menjadi hak partai Golkar. Partai Demokrat sepenuhnya mendukung rencana Golkar mengganti Ketua DPR dari Ade Komarudin kepada Setya Novanto. Asalkan, reposisi jabatan itu dilakukan sesuai dengan aturan berlaku. Syarat lain, Setya Novanto harus bisa menjaga amanah sebagai orang nomor satu di parlemen.
"Ya itu hak partai Golkar, jabatan itu kan amanah, bisa datang dan pergi sesuai dengan aturan. Jadi, bagi Demokrat sepanjang itu dilaksanakan dan dilakukan mendukung-mendukung saja," tegas Syarief Hasan.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah memahami maksud Partai Golkar menjadikan Setya Novanto kembali sebagai Ketua DPR. Tujuannya demi kepentingan Partai Golkar di Pemilu 2019. Fahri melihat Setya Novanto sebagai simbol Partai Golkar. Sehingga dengan dijadikan Ketua DPR sebagai upaya Golkar membersihkan nama baik Novanto dari skandal 'Papa Minta Saham'.
"Pasti dalam internal Golkar dibahas. Karena bagaimanapun dia (Novanto) akan jadi simbol untuk pemilu 2019. Barang mau dijual kan harus bagus juga. Mereka mulai masuk pertanyaan bagaimana ini gitu loh. Gitu," kata Fahri.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menuturkan, semua pihak harus menghormati keputusan internal Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golongan Karya (Golkar) yang berniat mengembalikan kursi Ketua DPR pada Setya Novanto.
"Itu hak partai Golkar penuh. Apa yang sudah menjadi keputusan Golkar. Itulah kita harus hormati. Jangan pakai berarti lagi, udah penuh itu hak beliau," tegas Zulkifli.
Ketua DPR Ade Komarudin pun hanya bisa pasrah dengan rencana ini. "Begini, saya bilang tadi, saya kerja buat negara ini. Apapun buat negara ini saya akan lakoni dengan baik," ucap Ade Komarudin.
Menurutnya, pengabdian kepada negara tidak harus dengan menjadi ketua DPR. Akom menuturkan banyak wadah dan ruang untuk mengabdi demi kemajuan bangsa. "Iya (tidak menjadi ketua DPR). Mengabdi kepada negara ini kan tidak harus ketua DPR saja. Banyak lahan pengabdian lain. Dunia saya dari kecil politik, ya sudah," tegasnya.
Ini alasan pemerintah berencana akan pecat PNS

Diposkan oleh On 5/31/2016 01:47:00 PM with 1 comment

Bantencom- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memastikan bahwa pelayanan publik tidak akan terganggu meskipun terjadi pengurangan 1 juta Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga 2019. Alasannya, pemerintah memecat aparatur negara dengan kinerja buruk dan selama ini justru menghambat pelayanan publik di Tanah Air.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman mengungkapkan, pemecatan PNS yang tidak produktif tidak akan berpengaruh terhadap pelayanan publik di Indonesia

“Pelayanan publik dipastikan tidak terganggu, kan PNS yang tidak kompeten, dan tidak berkinerja selama ini tidak berkontribusi pelayanan publik. Kalaupun di rasionalisasi tidak berpengaruh,” ujar Herman.

Dia menganggap, PNS tersebut selama ini telah menghambat peningkatan pelayanan publik di Republik ini. Pelayanan publik menjadi panjang dan berbelit-belit, sehingga diakui Herman PNS tersebut layak dipecat.

“Yang dirasionalisasi kan PNS-PNS tidak produktif, tidak kompeten. Oknum-oknum ini menjadikan pelayanan jadi berbelit-belit, birokrasi panjang sehingga menyebabkan perlambatan pelayanan publik. Jadi rasionalisasi untuk meningkatkan kualitas aparatur,” tutur Herman.

Sebelumnya pada 26 Mei 2016, Kementerian PANRB akan mengurangi sekitar 330 ribu Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh Indonesia setiap tahun. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari penataan atau rasionalisasi 1 juta PNS hingga 2019.

Menteri PANRB, Yuddy Chrisnandi di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2016, mengatakan, pemerintah akan memangkas 1 juta PNS di seluruh Indonesia. Di mulai tahun depan sampai dengan 2019. Itu artinya, sebanyak 330 ribu orang bakal dipecat setiap tahunnya.
"Jadi dalam setahun, kita akan rasionalisasi 330 ribu PNS, termasuk untuk tahun depan. Itu berlaku se-Indonesia ya," tegas Yuddy.

Diakui Yuddy, langkah pengurangan jumlah PNS tersebut adalah bagian dari rencana pemerintah untuk memangkas total basis PNS dari 4,5 juta saat ini menjadi 3,5 juta sampai dengan 2019. "Jadi kita akan kurangi 1 juta PNS dari 4,5 juta PNS sekarang ini menjadi 3,5 juta PNS," ujarnya.

Dia meyakini, pengurangan PNS tersebut tidak akan mengganggu kinerja pemerintah terutama di pelayanan publik. Sebab Yuddy mengaku, pemerintah hanya memecat PNS dengan kinerja buruk.
"Tidak akan ganggu pelayanan publik. Karena yang dipangkas masuk dalam kategori tidak produktif dan tidak kompeten. Jadi produktivitasnya bisa dikatakan relatif rendah," ucap Yuddy. (Bc2)
Tarif Dasar listrik besok naik lagi

Diposkan oleh On 5/31/2016 01:43:00 PM with 1 comment

Bantencom- Perusahaan Listrik Negara (PLN) berancang-ancang menaikkan tarif listrik pada 1 Juni besok. Meski memastikan kenaikan tarif listrik, PLN belum bersedia melansir persentasenya.

Dirut PLN Sofyan Basir menyatakan, nilai tukar rupiah yang lemah meningkatkan komponen biaya bahan bakar pembangkit listrik. Untuk mengimbangi kenaikan bahan bakar, PLN harus menyesuaikan harga.

’’Biayanya naik tipis. Sebab, komponen milik kami, yaitu pembangkit listrik yang menggunakan BBM, kecil sekali,’’ ujarnya.

Ada tiga faktor yang menentukan besaran tarif dasar listrik (TDL). Yakni, nilai tukar atau kurs, inflasi, dan harga minyak. Nilai tukar menjadi faktor yang besar karena PLN harus membeli listrik dari penyedia swasta atau independent power producer (IPP). ’’Kami bayar ke IPP pakai dolar,’’ terangnya.

Mantan Dirut BRI itu tidak membuka angka pasti besarnya kenaikan TDL bagi 12 golongan pengguna listrik. Meski demikian, pengguna tarif listrik bersubsidi, khususnya pelanggan listrik berdaya 450 VA dan 900 VA, dipastikan masih menggunakan tarif yang lama.
Kepala Divisi Niaga Benny Marbun berjanji, pengumuman kenaikan tarif baru dilansir secara resmi pada Selasa sore hari ini (31/5).

Alasannya, PLN tidak ingin pelanggan berspekulasi dengan terburu-buru membeli token listrik prabayar atau justru menundanya. ’’Ya, ada perubahan (tarif). Besarannya diumumkan besok sore (hari ini, Red),’’ ujarnya.

Sementara itu, komitmen PLN untuk memperbanyak pembangkit dengan energi baru terbarukan (EBT) ditunjukkan dengan penandatanganan power purchase agreement (PPA) 73,6 mw dan excess power 42 mw di Sumatera.

Dengan demikian, total kapasitas pembangkit yang baru dibeli di Sumatera mencapai 115,6 mw. PLN juga menandatangani kesepakatan pengembangan EBT sebesar 14,7 mw.

Direktur Bisnis Regional Sumatera Amir Rosidin menyatakan, tambahan daya tersebut membantu pemenuhan kebutuhan listrik Sumatera yang mencapai 5.250 mw. ’’Semoga dalam waktu dua tahun, pembangkit sudah berjalan dan manfaatnya mulai dirasakan,’’ jelasnya.

Sampai akhir Mei, pembangkit EBT yang terbangun cukup banyak. Pembangkit minihidro dengan kapasitas kurang dari 10 mw, misalnya, sudah beroperasi dengan kapasitas pembangkitan 115 mw di 31 lokasi. Selain itu, ada 18 pembangkit minihidro yang berdaya 130 mw masih dibangun.
Di sistem kelistrikan Sumatera, 35,7 persen dipenuhi pembangkit listrik tenaga uap berbahan bakar gas dan 32,6 persen dipenuhi PLTU berbahan bakar batu bara.

Selain itu, pembangkit listrik tenaga air menyumbang 16 persen, panas bumi baru mencapai 2,7 persen, dan sisanya masih menggunakan bahan bakar minyak.(Bc2)