Jakarta,bantencom - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap
majelis hakim kasus korupsi impor daging mengonfrontasi Yuddy Setiawan
dengan Ahmad Fathanah dan Luthfi Hasan Ishaaq.
Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah mengatakan, langkah itu untuk
mengklarifikasi apakah ketiga pihak mempunyai keterkaitan dalam
pencarian dana Rp2 triliun untuk kepentingan PKS. "Saya juga meminta
Yuddy Setiawan agar dihadirkan untuk dikonfrontasi dengan Ahmad Fathanah
dan Luthfi," katanya di Jakarta, Selasa (25/6).
Fahri menambahkan, pihaknya juga mendesak agar jaksa dari Komisi
Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka dakwaan kasus tersebut ke publik.
Tujuannya, memperjelas apa yang disebutkan jaksa yang menyebut Presiden
PKS Anis Matta mendapatkan Rp1,9 miliar dan PKS menggalang dana Rp2
triliun untuk pemilu. "Jadi tidak sekadar bermain opini," tegasnya.
Menurut Fahri, dakwaan JPU KPK tak ubahnya seperti detektif karena yang diperiksa hasilnya berbeda di dakwaan.
Ia mencontohkan Anis Matta yang telah diperiksa KPK sebanyak tiga
kali terkait dengan sertifikat tanah yang ditemukan di tas Ahmad
Fathanah, percakapan Anis Matta dengan Fathanah terkait Pemilihan
Gubernur (Pilgub) Sulsel, serta percakapan teman Anis. "Tetapi,
tiba-tiba muncul dalam dakwaan angka Rp 1,9 miliar," pungkasnya.(iwan)
